Showing posts with label Subsidi. Show all posts
Showing posts with label Subsidi. Show all posts

Saturday, October 5, 2024

Pernyataan Presiden Jokowi Tentang Besar Subsidi BBM Sebesar Rp 502 T Yang Digelontorkan Oleh Pemerintah Itu Benar Adanya

 

Yogyakarta – Pernyataan Presiden Joko Widodo mengenai besarnya subsidi BBM sebesar Rp 502 triliun yang digelontorkan oleh pemerintah bukanlah sekadar retorika. Ini adalah fakta yang dapat dibuktikan dengan data yang jelas. Angka tersebut didapat berdasarkan kurs nilai tukar rupiah serta dampak sebagai shock absorber untuk menahan laju kenaikan harga minyak mentah dunia yang terus berfluktuasi. Dengan kata lain, pemerintah telah berusaha keras untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu.

Sebagai negara yang terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, pemerintah tidak hanya berhenti pada penyediaan subsidi, tetapi juga berupaya untuk memberikan transparansi dalam pengelolaan anggaran. Subsidi BBM yang tinggi ini menunjukkan bahwa pemerintah berusaha untuk menjaga kestabilan harga barang dan jasa yang berpotensi mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Hal ini juga merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, terutama di saat-saat sulit.

Meskipun ada narasi yang menyatakan bahwa ucapan Presiden Jokowi tentang subsidi BBM adalah kebohongan, fakta menunjukkan sebaliknya. Ini adalah upaya untuk mendiskreditkan pemerintah dengan informasi yang tidak akurat. Keterbukaan pemerintah dalam menjelaskan penggunaan anggaran dan kebijakan subsidi perlu didukung dan diapresiasi, karena ini adalah langkah menuju transparansi dan akuntabilitas.

Dengan adanya data yang mendukung pernyataan tersebut, mari kita tingkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh opini negatif yang dapat merusak citra pemerintah. Kita perlu bersama-sama memupuk kepercayaan terhadap pemerintah dalam menjalankan program-programnya demi terwujudnya stabilitas nasional. Mari kita dukung langkah-langkah pemerintah yang nyata dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat, demi Indonesia yang lebih baik dan berkeadilan.

 

Share:

Thursday, September 12, 2024

Menko Marves Menyatakan Pembatasan Pembelian BBM Bersubsidi Tidak Akan Mengganggu Daya Beli Masyarakat

 

Yogyakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diterapkan pemerintah tidak akan mengganggu daya beli masyarakat. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa subsidi yang diberikan oleh pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan dinikmati oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

Menurut Menko Luhut, subsidi BBM selama ini sering kali tidak tepat sasaran, dimana sebagian besar dinikmati oleh kalangan yang sebenarnya mampu membeli BBM dengan harga non-subsidi. "Pemerintah tidak ingin subsidi yang dikeluarkan justru menguntungkan kelompok masyarakat mampu. Dengan pembatasan ini, kita bisa lebih memastikan bahwa subsidi tepat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ungkap Luhut dalam konferensi persnya.

Pemerintah menyadari bahwa subsidi BBM merupakan salah satu instrumen penting untuk menjaga kestabilan ekonomi dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Namun, ketidakadilan dalam distribusi subsidi bisa menjadi masalah besar. Oleh karena itu, pembatasan pembelian BBM bersubsidi ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan dan keadilan sosial.

Langkah pembatasan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengalihkan subsidi BBM ke sektor-sektor produktif lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur yang lebih berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kebijakan ini diharapkan akan mendukung pembangunan nasional yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Banyak pihak yang mencoba menyerang kebijakan ini dengan mengatakan bahwa pembatasan pembelian BBM bersubsidi akan mengurangi daya beli masyarakat. Namun, hal ini tidaklah benar. Pemerintah telah memastikan bahwa pembatasan ini dirancang sedemikian rupa sehingga tidak memberatkan masyarakat kecil dan menengah. Malah, kebijakan ini justru bertujuan untuk melindungi kelompok tersebut dari beban biaya yang tidak seharusnya mereka tanggung.

Luhut menekankan bahwa pemerintah selalu terbuka terhadap masukan dan kritik konstruktif, namun kebijakan ini adalah langkah yang diperlukan untuk mencapai distribusi keadilan yang lebih baik. "Kita harus berpikir jangka panjang. Dengan subsidi yang lebih tepat sasaran, kita bisa meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan," tambahnya.

.Kebijakan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membangun bangsa yang adil dan sejahtera. Dengan mengoptimalkan alokasi anggaran subsidi, pemerintah berkomitmen untuk memanfaatkan setiap rupiah dari anggaran negara untuk kemakmuran rakyat. Mari kita dukung upaya pemerintah dalam menegakkan keadilan sosial demi Indonesia yang lebih maju.

 

Share:

Monday, July 22, 2024

Menteri ESDM Mengatakan Pihaknya Belum Memiliki Rencana Untuk Melakukan Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Hingga Sampai Saat Ini

 

Yogyakarta – Dalam beberapa waktu terakhir, beredar spekulasi mengenai kemungkinan penyesuaian harga BBM non-subsidi di Indonesia. Menanggapi kabar tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan tegas mengklarifikasi bahwa hingga saat ini, belum ada rencana untuk melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM untuk mengatasi kekhawatiran dan kebingungan yang mungkin timbul di masyarakat.

Penting untuk dicatat bahwa hingga saat ini, Presiden Joko Widodo belum membahas atau mengeluarkan arahan terkait perubahan harga BBM non-subsidi. Dengan demikian, informasi yang beredar mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi tidak berdasarkan fakta atau kebijakan resmi pemerintah. Pemerintah terus berkomitmen untuk menjaga kestabilan harga BBM dan memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan tidak memberatkan masyarakat.

Klarifikasi ini penting untuk menghindari misinformasi yang dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Pemerintah selalu memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil didasarkan pada pertimbangan matang dan sesuai dengan kondisi ekonomi yang ada. Transparansi dalam komunikasi dan kebijakan adalah salah satu prioritas utama pemerintah untuk menjaga kepercayaan publik.

Upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah ketidakpastian ekonomi adalah bagian dari komitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui pengelolaan yang hati-hati dan berorientasi pada kepentingan rakyat, pemerintah berusaha keras untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Mari bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan nasional dan mengedepankan informasi yang akurat. Dengan sikap positif dan dukungan yang kuat, kita dapat terus memajukan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

 

Share:

Wednesday, July 17, 2024

Presiden Jokowi Sudah Mempersiapkan Langkah – Langkah Strategis Bersama Para Menteri Terkait Dampak Pembatasan BBM Pertalite

 

Yogyakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan rakyat, meskipun menghadapi berbagai tantangan. Salah satu isu yang mengemuka belakangan ini adalah kebijakan pembatasan BBM Pertalite. Banyak pihak khawatir bahwa kebijakan ini akan berdampak negatif pada daya beli masyarakat. Namun, Presiden Jokowi dengan tegas membantah kekhawatiran tersebut dan memastikan bahwa langkah ini sudah diperhitungkan dengan matang.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan BBM Pertalite diambil setelah melalui kajian mendalam dan diskusi intensif dengan para menteri terkait. Tujuannya jelas, yaitu untuk menjaga kestabilan ekonomi nasional dan memastikan subsidi BBM dapat tepat sasaran. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi dampak dari kebijakan ini. Salah satunya adalah dengan meningkatkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak. Program-program seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Kartu Sembako, dan Program Keluarga Harapan (PKH) akan terus diperkuat dan diperluas cakupannya. Hal ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sehingga mereka tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Selain itu, pemerintah juga fokus pada pengembangan sektor energi terbarukan sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada BBM fosil. Dengan diversifikasi sumber energi, diharapkan biaya energi dapat lebih terjangkau dan stabil, sehingga memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat.

Dalam rangka mendukung kebijakan ini, Presiden Jokowi juga menginstruksikan para menteri untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk transparan dalam setiap kebijakan yang diambil, serta mendengarkan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak.

Kebijakan pembatasan BBM Pertalite ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi dan ketahanan ekonomi. Dengan berbagai upaya strategis yang telah dipersiapkan, Presiden Jokowi optimistis bahwa daya beli masyarakat akan tetap terjaga dan perekonomian nasional akan semakin kuat. Komitmen dan kerja keras ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan menjaga stabilitas nasional yang kondusif.

 
Share:

Thursday, May 30, 2024

Penyesuaian Tarif, Pemerintah Menyatakan Kenaikan Tarif Listrik 2025 Hanya Berlaku Untuk Golongan Dengan Daya 3.500 VA Ke Atas Yang Merupakan Masyarakat Berpenghasilan Ke Atas Dan Memastikan Tidak Menyasar Golongan Misikin

 

Yogyakarta – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional dan memastikan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. Salah satu kebijakan terbaru adalah penyesuaian tarif listrik yang akan berlaku pada tahun 2025. Kebijakan ini dirancang dengan sangat hati-hati agar hanya berdampak pada golongan masyarakat dengan daya listrik 3.500 VA ke atas, yang umumnya merupakan masyarakat berpenghasilan tinggi.

Penyesuaian tarif listrik ini penting untuk dilakukan mengingat kebutuhan investasi dan pemeliharaan infrastruktur listrik yang terus meningkat. Dengan menaikkan tarif untuk golongan daya 3.500 VA ke atas, pemerintah dapat mengalokasikan dana yang lebih besar untuk pengembangan jaringan listrik yang lebih andal dan luas. Hal ini tentu saja akan berdampak positif pada peningkatan kualitas layanan listrik di seluruh Indonesia.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan memberatkan golongan masyarakat berpenghasilan rendah. Subsidi listrik untuk golongan daya rendah tetap dipertahankan, sehingga golongan miskin tidak akan terkena dampak dari kenaikan tarif ini. Ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat kecil.

Di tengah berbagai hoaks dan informasi menyesatkan yang beredar di media sosial, pemerintah berkomitmen untuk memberikan penjelasan yang transparan dan edukatif kepada masyarakat. Kenaikan tarif listrik yang hanya berlaku bagi golongan berpenghasilan tinggi merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa subsidi listrik tetap sasaran dan efektif.

Selain itu, pemerintah juga terus mengembangkan berbagai program bantuan dan subsidi untuk meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah. Program-program seperti bantuan sosial dan subsidi energi lainnya terus ditingkatkan guna memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat menikmati akses listrik yang terjangkau dan berkualitas.

Dengan kebijakan yang tepat dan dukungan dari masyarakat, pemerintah optimis bahwa penyesuaian tarif listrik ini akan berkontribusi positif pada stabilitas ekonomi nasional dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dukungan dan pemahaman masyarakat sangat penting untuk melawan hoaks dan misinformasi yang dapat merugikan kepentingan bersama.

Mari kita bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah dalam penyesuaian tarif listrik ini. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kita dapat memastikan bahwa pembangunan nasional berjalan lancar dan kesejahteraan rakyat terus meningkat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

 

Share:

Friday, May 24, 2024

HOAX, Unggahan Reels Yang Menyatakan Adanya Kenaikan Tarif Listrik Mulai Awal Mei 2024 Adalah Tidak Benar. Dirjen Ketenagalistrikan KESDM, Jisman P Hutajulu Menegaskan Tarif Listrik Tidak Mengalami Perubahan Signifikan Dan Untuk 25 Golongan Pelanggan Bersubsidi Tetap Tidak Berubah Serta Tetap Mendapatkan Subsidi

 

Yogyakarta – Belakangan ini, muncul unggahan Reels di media sosial yang menyatakan adanya kenaikan tarif listrik mulai awal Mei 2024. Informasi ini dengan cepat menyebar dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Namun, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Jisman P Hutajulu, telah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Tarif listrik memang menjadi salah satu isu sensitif yang sering dimanipulasi untuk menyebarkan hoaks dan menimbulkan kepanikan di masyarakat. Namun, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi telah melakukan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas harga listrik dan memberikan perlindungan kepada golongan masyarakat yang kurang mampu.

Jisman P Hutajulu menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan signifikan dalam tarif listrik mulai Mei 2024. Selain itu, untuk 25 golongan pelanggan yang mendapatkan subsidi, kebijakan subsidi tetap berlaku tanpa adanya perubahan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk melindungi kepentingan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Kenaikan tarif listrik dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, pemerintah selalu berupaya untuk menjaga agar tarif listrik tetap terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Langkah-langkah subsidi dan penyesuaian tarif dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan bahwa tidak ada golongan masyarakat yang terbebani secara berlebihan.

Hoaks tentang kenaikan tarif listrik seperti ini hanya bertujuan untuk menciptakan ketidakpercayaan terhadap pemerintah dan menimbulkan kepanikan di masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sangat penting dalam menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa.

Kepemimpinan Presiden Jokowi telah membawa berbagai perubahan positif dalam berbagai sektor, termasuk dalam pengelolaan energi dan listrik. Program-program pembangunan infrastruktur dan peningkatan akses listrik di daerah-daerah terpencil merupakan bukti nyata dari komitmen beliau untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mari kita bersama-sama menolak hoaks dan mendukung langkah-langkah positif pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional dan kesejahteraan rakyat. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa Indonesia terus berkembang dan menjadi negara yang lebih baik di masa depan.

 

Share:

Thursday, May 9, 2024

Mendag: Kenaikan Harga Eceran Minyak Goreng Subsidi Untuk Menutupi Biaya Produksi Setiap Kemasannya Namun Perubahan Harga Harus Mengikuti Ketentuan Hukum Yang Berlaku

 

Yogyakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) menjelaskan bahwa kenaikan harga eceran minyak goreng subsidi bertujuan untuk menutupi biaya produksi setiap kemasannya. Namun, perubahan harga harus mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.

Kenaikan harga minyak goreng subsidi merupakan kebijakan yang diambil untuk mengatasi defisit anggaran yang diakibatkan oleh kenaikan harga bahan baku dan biaya produksi. Hal ini penting untuk memastikan kelangsungan produksi dan ketersediaan minyak goreng subsidi bagi masyarakat.

Meskipun kenaikan harga tersebut merupakan langkah yang diperlukan, Mendag menegaskan bahwa perubahan harga harus tetap mengikuti ketentuan hukum yang berlaku. Ini termasuk dalam hal pengumuman harga, penyampaian informasi kepada konsumen, dan transparansi dalam penetapan harga.

Langkah ini juga bertujuan untuk mematahkan hoaks yang seringkali muncul terkait dengan kebijakan pemerintah. Banyak hoaks yang menyebarkan informasi yang salah tentang kenaikan harga minyak goreng subsidi, sehingga menimbulkan kekhawatiran dan ketidakpastian di kalangan masyarakat.

Mendag menekankan bahwa kenaikan harga minyak goreng subsidi adalah langkah yang transparan dan bertanggung jawab. Pemerintah telah melakukan evaluasi mendalam terkait dengan kebijakan ini, termasuk dampaknya terhadap masyarakat, dan memastikan bahwa langkah ini ditempuh dengan pertimbangan yang matang.

Dengan menjelaskan alasan di balik kenaikan harga minyak goreng subsidi dan mengingatkan bahwa perubahan harga harus mengikuti aturan hukum yang berlaku, Mendag berusaha memperkuat citra kepemimpinan Jokowi sebagai presiden yang responsif dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas nasional dengan memastikan ketersediaan dan harga yang terjangkau bagi minyak goreng, salah satu kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Dengan demikian, kenaikan harga minyak goreng subsidi bukanlah ancaman, tetapi upaya untuk menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Dalam konteks ini, Mendag menegaskan komitmen pemerintah dalam menjalankan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat serta memastikan bahwa kebijakan yang diambil mengikuti ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan dan memperkuat stabilitas nasional di tengah dinamika ekonomi global yang tidak pasti.

 

Share:

Tuesday, May 7, 2024

Bukan Bansos Pemilu, Airlangga Mengenai Pengalihan Anggaran K/L Sebesar Rp50 Triliun Untuk Tambahan Subsidi Pupuk

 

Yogyakarta – Pernyataan blak-blakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengenai pengalihan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp50 triliun untuk tambahan bansos dan subsidi pupuk telah menjadi sorotan utama dalam ranah politik belakangan ini. Langkah ini bukan hanya menunjukkan transparansi pemerintah dalam mengkomunikasikan kebijakan yang diambil, tetapi juga memperkuat citra kepemimpinan Jokowi sebagai presiden yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pengalihan anggaran tersebut, yang disalurkan untuk tambahan bansos dan subsidi pupuk, adalah langkah yang bijaksana dan mendesak, terutama mengingat Indonesia sudah memasuki masa tanam. Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah memprioritaskan kebutuhan mendasar masyarakat, seperti keamanan pangan dan kesejahteraan sosial, di tengah pandemi dan tantangan ekonomi yang terus berlanjut.

Kritik yang muncul terhadap kebijakan tersebut, terutama terkait dengan dugaan politisasi atau pemanfaatan bansos untuk kepentingan politik menjelang pemilu, sebenarnya tidak beralasan. Airlangga Hartarto telah dengan jelas menjelaskan bahwa pengalihan anggaran ini bukan untuk tujuan politisasi, tetapi untuk memberikan dukungan yang lebih langsung kepada masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Subsidi pupuk, sebagai bagian dari kebijakan tersebut, juga tidak bisa diabaikan. Indonesia, sebagai negara agraris, sangat bergantung pada sektor pertanian untuk memastikan ketersediaan pangan bagi rakyatnya. Dengan memperkuat subsidi pupuk, pemerintah tidak hanya mendukung petani dalam meningkatkan produktivitas mereka, tetapi juga memastikan ketahanan pangan negara.

Penting untuk diingat bahwa transparansi dalam mengkomunikasikan kebijakan pemerintah adalah kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat. Melalui pernyataan yang jelas dan blak-blakan seperti yang dilakukan oleh Airlangga Hartarto, pemerintah membuktikan bahwa kebijakan yang diambil didasarkan pada pertimbangan yang matang dan untuk kepentingan bersama.

Dalam konteks yang lebih luas, langkah-langkah seperti ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mematahkan berbagai hoaks dan propaganda negatif yang bertujuan untuk merusak citra kepemimpinan. Dengan memberikan informasi yang transparan dan jelas kepada masyarakat, pemerintah Jokowi terus memperkuat fondasi stabilitas nasional.

Dengan demikian, pengalihan anggaran K/L untuk tambahan bansos dan subsidi pupuk bukanlah sekadar keputusan administratif biasa, tetapi juga merupakan manifestasi dari komitmen pemerintah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan nasional. Mari kita dukung langkah-langkah pemerintah yang responsif dan transparan demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik.

 

Share:

Monday, March 11, 2024

Siapkan Langkah Strategis, Pemerintah Sedang Berupaya Memaksimalkan Efisiensi Dan Keberlanjutan Keuangan Negara Dengan Melakukan Pemetaan Ulang Distribusi BBM Subsidi Melalui Revisi Perpres 191/2014

  

Yogyakarta – Pemerintahan Jokowi terus menunjukkan komitmennya dalam memaksimalkan efisiensi dan keberlanjutan keuangan negara. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan melakukan pemetaan ulang distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi melalui revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191/2014.

Pemetaan ulang distribusi BBM subsidi ini dilakukan untuk memastikan bahwa subsidi yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan efisien. Dengan mengidentifikasi dan memetakan secara lebih akurat kelompok masyarakat yang berhak menerima subsidi, pemerintah dapat mengalokasikan anggaran dengan lebih bijak dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan keberlanjutan keuangan negara. Dengan meminimalisir pemborosan dan penyalahgunaan subsidi BBM, pemerintah dapat mengalokasikan sumber daya keuangan untuk program-program pembangunan yang lebih produktif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Revisi Perpres 191/2014 juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks, terutama dalam konteks fluktuasi harga minyak dunia dan tekanan anggaran negara yang semakin meningkat. Dengan melakukan pemetaan ulang distribusi BBM subsidi, pemerintah dapat menjaga stabilitas fiskal dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Keputusan ini tentu tidak diambil begitu saja, melainkan melalui kajian yang mendalam dan konsultasi dengan berbagai pihak terkait. Pemerintah telah mempertimbangkan berbagai aspek termasuk dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak.

Sebagai warga negara, kita semua patut mendukung langkah-langkah positif pemerintah dalam memastikan efisiensi dan keberlanjutan keuangan negara. Dengan mengurangi pemborosan dan penyalahgunaan subsidi BBM, kita dapat memastikan bahwa anggaran negara digunakan dengan bijak untuk kepentingan bersama.

Langkah strategis pemerintah ini juga memberikan keyakinan kepada pasar dan investor mengenai stabilitas kebijakan ekonomi di Indonesia. Dengan menjaga kredibilitas dan kepercayaan pasar, diharapkan pemerintah dapat menciptakan lingkungan investasi yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan adanya langkah-langkah ini, pemerintahan Jokowi terus menunjukkan komitmen dan keberpihakannya kepada rakyat dalam mengelola keuangan negara dengan bijak dan bertanggung jawab. Mari kita semua bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih stabil dan sejahtera di bawah kepemimpinan Jokowi.


Share:

Monday, March 4, 2024

Berikan Keringan Kepada Masyarakat, Jokowi Memastikan Bahwa Harga BBM Tidak Akan Naik Sampai Bulan Juni Mendatang Pemerintah Sudah Menambah Anggaran Subsidi

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekali lagi membuktikan komitmennya dalam memberikan keringanan kepada masyarakat Indonesia. Melalui kebijakan yang proaktif, Jokowi memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak akan mengalami kenaikan hingga bulan Juni mendatang. Langkah ini diambil setelah pemerintah menambah anggaran subsidi untuk menopang harga BBM yang stabil.

Keputusan ini mencerminkan kinerja positif pemerintahan Jokowi dalam menjaga stabilitas ekonomi negara. Dengan menetapkan harga BBM, Jokowi memberikan kepastian kepada masyarakat dan pelaku usaha dalam merencanakan kegiatan mereka. Hal ini juga membantu mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, yang pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Langkah-langkah ini tidak hanya menunjukkan kepedulian Jokowi terhadap kesejahteraan rakyat, tetapi juga memperkuat citra pemerintah di mata masyarakat. Dalam situasi di mana banyak negara menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi global, keputusan untuk menahan kenaikan harga BBM menunjukkan kepemimpinan yang bertanggung jawab dan proaktif dalam mengatasi tantangan.

Selain itu, penambahan anggaran subsidi juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendukung sektor energi dan masyarakat yang lebih luas. Dengan mengalokasikan lebih banyak dana untuk subsidi, pemerintah menunjukkan bahwa mereka siap untuk bertindak ketika dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan rakyat.

Tindakan ini juga memiliki dampak positif dalam menjaga stabilitas politik nasional. Dengan memberikan kepastian harga BBM dan menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, pemerintah Jokowi memperkuat hubungan antara pemerintah dan rakyat. Hal ini dapat membantu mengurangi ketegangan sosial dan politik yang mungkin timbul akibat ketidakpastian ekonomi.

Selanjutnya, langkah-langkah ini membawa harapan bagi masa depan yang lebih baik. Dengan menetapkan kebijakan yang proaktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, pemerintah Jokowi menciptakan landasan yang kokoh untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesimpulannya, langkah Jokowi dalam memastikan stabilitas harga BBM hingga bulan Juni mendatang adalah bukti nyata dari komitmen pemerintah untuk melindungi kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi negara. Langkah-langkah ini tidak hanya memperkuat kinerja positif pemerintahan Jokowi, tetapi juga memperkuat citra pemerintah di mata masyarakat, yang pada akhirnya berkontribusi pada stabilitas politik nasional.

 

Share:

Sunday, March 3, 2024

Pemerintah Sangat Yakin Bahwa Indonesia Mampu Mengendalikan Inflasi Pada Tahun 2024 Pada Kisaran 2,5% Karena Terpenuhinya Volatile Food

 

Yogyakarta – Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keyakinan yang kuat bahwa Indonesia mampu mengendalikan inflasi pada tahun 2024 dengan kisaran sekitar 2,5%. Keyakinan ini didasarkan pada pemenuhan pasokan makanan, khususnya Volatile Food, yang menjadi salah satu faktor utama dalam menstabilkan harga-harga konsumen.

Melalui kebijakan-kebijakan yang proaktif dan berorientasi pada solusi, pemerintah telah berhasil mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga Volatile Food. Hal ini termasuk dalam upaya meningkatkan produksi pertanian, memperkuat rantai pasokan, serta mengoptimalkan distribusi dan pengelolaan stok pangan.

Pemenuhan kebutuhan pangan menjadi fokus utama pemerintah dalam menghadapi tantangan inflasi. Dengan memastikan ketersediaan dan harga yang stabil bagi komoditas makanan pokok, pemerintah diyakini dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Komitmen pemerintah dalam mengendalikan inflasi tidak hanya terbatas pada aspek Volatile Food, tetapi juga mencakup berbagai sektor ekonomi lainnya. Langkah-langkah konkret telah diambil untuk mengurangi beban biaya hidup masyarakat, termasuk melalui program subsidi dan bantuan sosial yang tepat sasaran.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan demikian, diharapkan inflasi dapat ditekan secara efektif tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi nasional.

Optimisme pemerintah dalam mengendalikan inflasi juga didukung oleh kondisi fundamental ekonomi yang kuat. Meskipun menghadapi tantangan dari dalam dan luar negeri, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kokoh, termasuk cadangan devisa yang cukup dan kebijakan moneter yang prudent.

Dalam menghadapi tahun-tahun mendatang, pemerintahan Jokowi berkomitmen untuk terus meningkatkan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat, Indonesia diyakini akan mampu mencapai target mengendalikan inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan demikian, optimisme pemerintah dalam mengendalikan inflasi pada tahun 2024 menjadi cermin dari komitmen pemerintahan Jokowi untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik dan lebih stabil secara ekonomi.

 

Share:

Tuesday, February 27, 2024

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemerintah Menambah Kuota Pupuk Subsidi Tahun Anggaran 2024 Dari 4,7 Juta Ton Menjadi 9,55 Juta Ton Sesuai Hasil Sidang Kabinet Paripurna (SKP)

 

Yogyakarta – Dalam upaya mendukung sektor pertanian dan meningkatkan produksi pangan nasional, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah menambah kuota pupuk subsidi untuk tahun anggaran 2024. Keputusan ini diambil setelah hasil dari Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara.

Kuota pupuk subsidi yang semula 4,7 juta ton, kini dinaikkan menjadi 9,55 juta ton. Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan yang semakin meningkat dari para petani di seluruh Indonesia. Dengan meningkatnya kuota pupuk subsidi, diharapkan para petani dapat memperoleh akses yang lebih baik terhadap pupuk yang diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Dalam SKP tersebut, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Beliau menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat sektor ini melalui berbagai kebijakan yang mendukung, termasuk peningkatan kuota pupuk subsidi.

Langkah ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, terutama dari para petani yang merasa terbantu dengan kebijakan tersebut. Mereka menyambut baik langkah pemerintah dalam meningkatkan akses terhadap pupuk subsidi, yang dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

Selain itu, langkah pemerintah ini juga dianggap sebagai bentuk konkret dari komitmen untuk memajukan sektor pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan nasional. Dengan memperluas akses terhadap pupuk subsidi, diharapkan produksi pertanian dapat meningkat secara signifikan, sehingga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan.

Melalui langkah ini, pemerintah juga menunjukkan responsivitasnya terhadap dinamika dan kebutuhan yang ada di lapangan. Keputusan untuk meningkatkan kuota pupuk subsidi ini merupakan bukti nyata dari keseriusan pemerintah dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu motor penggerak perekonomian nasional.

Dengan demikian, peningkatan kuota pupuk subsidi ini bukan hanya sekadar langkah administratif, tetapi juga langkah strategis dalam mendukung stabilitas pangan dan kesejahteraan petani Indonesia. Langkah-langkah konkret seperti ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi Indonesia secara keseluruhan, serta mendukung stabilitas pemerintahan Joko Widodo di masa mendatang.

 

Share:

Wednesday, March 1, 2023

Siap Bersaing! Jokowi sudah siapkan subsidi pembelian kendaraan listrik untuk bisa bersaing dengan industri Thailand

 

Yogyakarta – Jokowi berkeinginan supaya industri kendaraan listrik di tanah Air dapat bersaing dengan industri kendaraan listrik di Thailand. Demi mewujudkan hal tersebut Jokowi bakal memberikan subsidi terkait pembelian kendaraan listrik di tanah air.

Jokowi mengatakan di Thailand ada subsidi pembelian kendaraan listrik hingga Rp 80 juta untuk satu unit mobilnya. Maka dari itu industri kendaraan listrik di Thailand jadi lebih maju dibanding dengan Indonesia.

Jokowi juga bakal memberikan subsidi kepada masyarakat terkait pembelian kendaraan listrik di Indonesia sebesar Rp 7 juta untuk motor. Jokowi terus mendorong perkembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri supaya bisa tumbuh lebih maju.

Jokowi telah menyiapkan segala macam upaya untuk mebangun ekosistem terkait EV tersebut demi kemajuan Indonesia di masa depan. 

 

Share:

Saturday, December 17, 2022

Bentuk Komitmen Nyata Terhadap 0 Carbon, Jokowi Berencana Berikan Subsidi Pembelian Kendaraan Listrik

 

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan subsidi bagi setiap pembelian mobil maupun kendaraan listrik di dalam negeri.

Meski dengan syarat, insentif diberikan untuk setiap pembelian kendaraan yang mempunyai pabrik di Tanah Air.

"Jumlah subsidinya akan kami hitung tapi kira-kira untuk mobil listrik akan diberikan insentif Rp80 juta, mobil listrik berbasis hybrid Rp40 juta. Juga motor listrik baru diberi insentif Rp8 juta, sementara motor konversi diberikan insentif Rp5 juta," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam tayangan video ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden

Lalu apa alasan pemerintah memberikan subsidi untuk membeli kendaraan yang harganya bahkan bisa mencapai miliaran rupiah?

Salah satunya adalah, mendukung perang Indonesia untuk menurunkan emisi karbon dunia. Dengan mendorong penggunaan mobil atau motor listrik di dalam negeri.

"Ada beberapa manfaat kenapa kita mempercepat penggunaan mobil listrik. Pertama, seperti kita ketahui bersama, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku utama baterai," jelasnya.

"Dengan mendorong penggunaan mobil atau motor listrik yang semakin banyak, secara fiskal kita akan terbantu. Karena subsidi untuk kendaraan berbasis bensin akan semakin berkurang," tambah Agus.

Selain itu, lanjut dia, dengan pemberian subsidi ini diharapkan bisa 'memaksa' produsen mobil atau motor listrik di dunia semakin cepat merealisasikan investasinya di Indonesia.

"Dan sebagai komunitas global, kita bisa membuktikan komitmen kita mengurangi karbon (emisi)," kata Agus.

Dia mengatakan, Indonesia bukan satu-satunya negara di dunia yang memberikan insentif bagi pembelian kendaraan listrik. Meski, imbuh dia, kebijakan insentif di setiap negara berbeda-beda.

"Kami melihat ini sangat penting dan Indonesia belajar dari negara yang relatif lebih maju dalam penggunaan kendaraan listrik. Contoh, Eropa, mereka lebih maju menjual mobil dan motor listrik karena pemerintahnya memberikan insentif. China juga beri insentif dan kebetulan kompetitor kita, Thailand, juga memberikan insentif," pungkas Agus.

 

Share:

Wednesday, September 28, 2022

Penyaluran BLT BBM Capai 95,9 Persen, Jokowi: Akhir Tahun Penyaluran Selesai

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) sudah tersalur kepada 19.700.000 penerima.

Menurut Jokowi, jumlah itu setara dengan 95,9 persen dari total penerima manfaat.

"BLT BBM realisasi sampai hari ini sudah (disalurkan ke) 19.700.000 penerima manfaat. Artinya sudah 95,9 persen. Sudah hampir selesai," ujar Jokowi usai meninjau penyaluran bantuan sosial di Kantor Pos Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (27/9/2022), sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

Saat disinggung soal target penyelesaian penyaluran BLT BBM ini, Jokowi menegaskan dirinya akan terus memantau hingga selesai.

Jokowi mengaku optimis penyaluran BLT BBM bisa selesai secara tuntas hingga akhir tahun 2022.

"Targetnya sampai selesai. Akhir tahun pasti selesai," katanya.

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi juga menyampaikan informasi perkembangan penyaluran bantuan langsung upah (BSU) terhitung hingga Selasa (27/9/2022).

Jokowi mengungkapkan, saat ini sebanyak 77.077.000 pekerja sudah tersalurkan bantuan langsung upah.

"BSU yang sudah tersalur adalah 77.077.000 artinya sudah 48,3 persen yang tersalur dan terus berjalan. Dan kecepatannya sangat baik,".ujar Jokowi.

Diketahui, pemerintah telah mengalihkan anggaran subsidi BBM untuk tambahan bansos sebesar Rp 24,17 triliun.

BLT BBM merupakan salah satu bantuan sosial yang diberikan pemerintah dari anggaran tersebut.

Sasaran dari BLT BBM adalah 20,65 juga kelompok keluarga penerima manfaat.

Besaran BLT BBM yang diberikan yakni Rp 150.000 selama empat bulan dan dibayarkan dalam dua termin lewat Kantor Pos Indonesia.


Share:

Monday, September 19, 2022

Perintah Jokowi: Jika Harga Pangan Naik, Pemda Harus Subsidi Biaya Angkut

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan pemerintah daerah (pemda) untuk ikut mengendalikan angka inflasi pasca-kenaikan harga BBM. Salah satu upaya yang bisa dilakukan para pemda, adalah dengan ikut menanggung biaya transportasi komoditas kebutuhan pokok. 

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sudah meminta kepala daerah membantu biaya transportasi menuju daerah masing-masing dalam bentuk subsidi. Ia bilang, Jokowi juga telah memerintahkan jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk terus menjaga stabilitas harga pangan dan energi agar tidak berdampak pada inflasi.


"Jadi jika harga kebutuhan pokok beranjak naik, pemerintah daerah menanggung biaya transportasi. Ini perintah Presiden," tegas Moeldoko dikutip dari Antara, Minggu (18/9/2022). 

Subsidi ongkos kirim bisa yang ditanggung pemda bisa diambil dari APBD, terutama dengan mengalokasikan dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) untuk subsidi. Ia juga meminta daerah mengupayakan agar tidak terjadi kenaikan harga barang dan jasa dalam waktu cepat yang berpotensi membebani masyarakat dan menimbulkan gejolak sosial. 

“Misalnya untuk masalah energi, minyak, BBM, dan lainnya, pemda dapat membuat sistem bekerja sama dengan pemangku kepentingan yang ada, kemudian tim pengendali inflasi daerah melibatkan aparat pengawas untuk memastikan subsidi benar-benar tepat sasaran,” kata dia. 

Menurutnya, pemerintah telah mengalokasikan anggaran pengalihan subsidi BBM untuk tambahan bantalan sosial, sebesar Rp 24,17 triliun.

Bantalan sosial diwujudkan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Subsidi Upah (BSU), dan bantuan untuk sektor transportasi demi menjaga daya beli masyarakat dan menahan peningkatan angka kemiskinan. Berdasarkan data dari BPS, lebih dari 70 persen subsidi BBM selama ini justru dinikmati kelompok masyarakat mampu, yaitu pemilik mobil-mobil pribadi. 

Oleh karenanya, pemerintah saat ini sedang membuat keseimbangan baru, terutama dengan beban APBN yang sangat berat. Moeldoko pun menegaskan bahwa Presiden Jokowi selalu mendengarkan pendapat dan kritik dari masyarakat. Kebijakan kenaikan harga BBM, misalnya, telah melalui pertimbangan yang sangat panjang.


"Arah pemerintah sangat jelas, yakni agar subsidi tepat sasaran. Yang perlu dipahami adalah seharusnya kita, masyarakat, ikut membantu pemerintah untuk agar subsidi ini tepat sasaran ke masyarakat miskin dan membutuhkan,” katanya. Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, harga barang kebutuhan pokok masih terpantau stabil, meskipun harga BBM bersubsidi mengalami kenaikan beberapa waktu lalu. 

Oleh sebab itu, dia menuturkan, Kementerian Perdangan akan terus memastikan harga barang kebutuhan pokok tetap stabil. "Kenaikan harga BBM subsidi belum memengaruhi harga barang kebutuhan pokok yang masih stabil," ujar Mendag Zulkifli Hasan saat memantau harga barang kebutuhan pokok di Pasar Gede, Surakarta, Jawa Tengah.

Lebih lanjut dia mengatakan, Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada kepala daerah untuk membantu biaya transportasi menuju daerah masing-masing. "Jika harga barang kebutuhan pokok beranjak naik, maka pemerintah daerah menanggung biaya transportasi. Untuk itu, harga barang kebutuhan pokok harus dipantau terus karena menyangkut hajat hidup orang banyak," jelas Zulkifli Hasan.

 

Share:

Sunday, September 18, 2022

Presiden Jokowi: Pembagian BLT BBM serta BSU Harus Mudah, Cepat, dan Tepat Sasaran

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembagian program Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang telah berjalan sejak akhir Agustus lalu dapat terus dilakukan secara mudah, cepat, dan tepat sasaran.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/09/2022) siang.

“Saya melihat pembagian sudah berjalan dengan baik, dan saya ingin pembagian dilakukan secara mudah, secara cepat dan tepat sasaran,” ujar Presiden Jokowi.

Kepala Negara melanjutkan, pihaknya selalu meninjau secara langsung proses penyerahan bantuan sosial tersebut dalam setiap kunjungan kerjanya ke daerah. Misalnya pada penyerahan BLT BBM di Kabupaten Jayapura,  Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kota Bandar Lampung.

“Kemarin juga saya melihat juga di Provinsi Maluku di Kabupaten Maluku Tenggara, di Kota Tual, di Kepulauan Aru dan juga di Kabupaten Maluku Barat Daya,” ucapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah secara resmi mengumumkan pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 3 September 2022 yang lalu agar subsidi yang diberikan pemerintah menjadi lebih tepat sasaran.

Anggaran subsidi tersebut kemudian dialihkan ke dalam bentuk bantalan sosial. Pertama, BLT BBM dengan alokasi anggaran Rp12,4 triliun yang diberikan kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat sebesar Rp150 ribu per bulan selama empat bulan. Kedua, BSU dengan alokasi anggaran Rp9,6 triliun diperuntukkan bagi 16 juta pekerja.

 

Share:

Friday, September 2, 2022

Presiden akan Bagikan Bansos hingga Tinjau Optimalisasi SPAM di Kepulauan Tanimbar

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Jokowi akan mengawali kegiatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Jumat (02/09/2022) dengan menyapa pedagang sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada para penerima manfaat di Pasar Olilit. Bantuan sosial yang diberikan berupa bantuan modal kerja (BMK) dan bantuan langsung tunai (BLT).

Selain itu, Presiden juga akan menyerahkan bantuan sosial berupa BLT bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat di Kantor Pos Saumlaki.

Setelahnya, Presiden diagendakan untuk meninjau optimalisasi sistem penyediaan air minum (SPAM) Wermomolin di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pada sore harinya, Presiden dan Ibu Iriana dijadwalkan lepas landas menggunakan Pesawat Khusus RJ-85 menuju Kota Ambon, Provinsi Maluku, untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Provinsi Lampung melalui Bandar Udara Internasional Pattimura, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam kunjungan kerja ini yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

 

Share:

Menaker Dorong Penyaluran Bantuan Subsidi Upah September 2022

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menyiapkan berbagai langkah percepatan penyaluran Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) tahun 2022. Berbagai persiapan terus dimatangkan untuk menjamin BSU tersalurkan secara cepat, tepat, dan akuntabel.

“Kemnaker terus menyiapkan dan memfinalkan segala hal teknis untuk proses penyaluran BSU. Kami terus berupaya agar BSU ini dapat tersalurkan pada September 2022 ini,” ujar Menaker, dikutip dari laman resmi Kemnaker melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (31/8/2022).

Ida menjelaskan, perihal langkah-langkah untuk penyaluran BSU, di antaranya penyelesaian administrasi keuangan dan anggaran untuk pengalokasian dana BSU; finalisasi regulasi berupa peraturan Menaker tentang penyaluran BSU; serta koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait pemadanan data. Koordinasi dilakukan antara lain dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menjaga agar BSU ini tidak tersalurkan ke Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun anggota Polri.

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait data calon penerima BSU. Koordinasi dengan himpunan bank milik negara (himbara) dan PT Pos Indonesia juga dijalin terkait teknis penyaluran BSU.

“Pada hakikatnya Kemnaker akan mempercepat proses ini untuk menjamin ketepatan dan akuntabilitas penyaluran BSU tersebut,” tegasnya.

BSU Tahun 2022 merupakan salah satu bantalan sosial yang dikeluarkan pemerintah. Sebagaimana instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), BSU akan disalurkan kepada 16 juta pekerja yang memiliki gaji maksimum Rp3,5 juta per bulan yang masing-masing akan mendapatkan Rp600 ribu. Total anggaran BSU tahun 2022 sebesar Rp9,6 triliun.

“Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat yang terdampak lonjakan harga yang terjadi secara global,” pungkasnya.

 

Share:

Monday, August 22, 2022

Jokowi Salurkan Bantuan PKH dan BPNT di Pasar Pucang Anom Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta istri, Rini Indriyani Eri Cahyadi, mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga Kota Surabaya di Pasar Pucang Anom, Surabaya, Minggu (21/8/2022).

Saat itu, Presiden Jokowi menyerahkan langsung bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan program Atensi, dan Bantuan Modal Kerja (BMK).

Kedatangan Presiden Jokowi ke Pasar Pucang Anom itu disambut antusias oleh warga. Bahkan, beberapa jam sebelum Presiden datang, mereka sudah memadati area pasar. Mereka ingin melihat langsung orang nomor satu di Indonesia ini.

Tiba di Pasar Pucang Anom, Presiden Jokowi masuk ke dalam pasar. Ia sempat menyapa warga dan berdialog dengan para pedagang. Selanjutnya, ia menyerahkan sejumlah bantuan dan berdialog langsung dengan para penerima bantuan itu. Setelah itu, ia juga sempat membagi-bagikan kaus kepada warga, bahkan ia juga sempat melayani warga untuk berfoto dan bersalaman.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri menjelaskan bahwa di Pasar Pucang Anom ini Presiden Jokowi memberikan bantuan PKH dan BPNT kepada 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Menurutnya, ini merupakan penyaluran tahap 3 yang sudah dilakukan.

“Selain itu, Bapak Presiden juga memberikan Program Atensi dari Kemensos kepada 20 KPM, dan juga Bantuan Modal Kerja (BMK) dari Kemensos kepada 10 penerima,” kata Wali Kota Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Anna Fajriatin menjelaskan bahwa PKH di Surabaya ada sekitar 45 ribu lebih, dan yang BPNT ada sekitar 85 ribu lebih. Keduanya ini beririsan, sehingga yang dapat PKH bisa mungkin dapat BPNT juga.

“Jadi, ada kriteria yang memang beririsan. Makanya, satu orang penerima manfaat bisa dapat bantuan PKH dan BPNT, tergantung dengan komponen dalam keluarganya,” kata Anna.

Ia juga memastikan bahwa penyaluran bantuan PKH dan BPNT ini sudah masuk tahap ketiga, karena untuk tahap 1 dan 2 sudah selesai beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, penyaluran bantuan itu sudah sekitar 30-40 persen dan ini terus dilakukan percepatan.

“Biasanya penyalurannya itu maksimal 3 bulan. Bahkan, kami terus melakukan percepatan-percepatan, Dinsos bersama teman-teman kecamatan dan BNI berkolaborasi turut mengundang KPM-nya di kecamatan masing-masing, hal ini kami lakukan untuk mempercepat penyalurannya,” ujarnya.

Meski begitu, Anna berharap warga Kota Surabaya tidak hanya bertumpu dan mengandalkan bantuan ini saja. Sebab, bantuannya hanya sekitar Rp 200 ribuan. Ia berharap warga bisa memanfaatkan bantuan program Atensi yang diberikan oleh Kemensos, karena bisa langsung membuka usaha dan pendapatannya pasti akan bertambah.

“Bahkan, ke depan bantuan dari Pemkot Surabaya dan Kemensos, akan diubah. Bagi yang usia produktif, pemkot akan menyalurkan kepada Program Padat Karya, sehingga warga bisa mendapatkan pendapatan dari program tersebut. Kalau dari Kemensos nanti juga akan dialihkan menjadi Program Usaha Ekonomi, terutama untuk warga yang masih berusia 45 tahun ke bawah. Jadi, ayo dimanfaatkan program-program ini,” pungkasnya.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support

Categories

Jokowi Ekonomi IKN Berita Bohong Pemerintah Pembangunan Hoax Fitnah Ekonomi Indonesia Infrastruktur Masyarakat Prabowo Investasi kunjungan kerja Stabilitas Nasional Pemilu 2024 Politik IKN Nusantara Bansos Stabilitas Politik Kerja Sama indonesia Ekspor Pilkada covid-19 Beras Pangan KTT G20 UMKM Investor jakarta APBN BUMN Korupsi Industri Pilpres 2024 indonesia maju China Klarifikasi Asean pandemi Demokrasi Pajak Kepuasan Publik Papua Gibran Hilirisasi Krisis Global Tambang Proyek Strategis Nasional SDM Mahkamah Konstitusi dunia pendidikan Impor inflasi KPU KemenPUPR Kinerja Presiden Lebaran Petani Masa Depan Presidensi G20 nikel Komitmen Ekonomi Global Maaruf Amin UU kunker jokowi BBM Bali Bulog Pertanian Apresiasi Bantuan Tunai HUT Kemerdekaan RI KPK Kabinet Bantuan Idul Fitri Menkominfo Stabilitas Ekonomi BLT Global Sri Mulyani Subsidi ASN Daerah Indonesia Sejahtera Kebutuhan Pokok Menteri PSSI Program Kerja Proyek Tapera KTT Asean Kemenkeu Mineral Mentah Sidang PHPU Sosial Media mobil listrik pdip DPR Harga Stabil Kaesang Keamanan Krisis Pangan Menkeu Pemda SDM Unggul bahlil G20 Ibu Kota Jabatan Kebijakan Lahan Polri RUU jalan tol BLT Subsidi Kementan Kemiskinan Ekstrem Kenaikan Harga Komoditas Ketahanan Pangan Pemilu Perpres Presiden Produk Dalam Negeri Bahan Pokok Golkar Kontroversial Lingkungan Hidup Pariwisata Sepak Bola TNI resesi Anies Indonesia Emas 2045 Kepemimpinan Jokowi Keuangan Penegakan Hukum Rusia Upacara Vaksin kendaraan berbasis listrik Anggaran Antisipasi Krisis Bendungan Digital Internasional Konstitusi Panen Pelayanan Publik Survey Transportasi Ukraina generasi muda iriana utang Dana Kemenkes Kementerian ESDM Listrik Luhut Binsar Pandjaitan NKRI PPKM Pemerataan Pembangunan Perang Rusia Ukraina Peraturan Pemerintah Rumah Transparansi Publik pdb Banjir Batubara Energi Gelar Kehormatan Ijazah Palsu Judi Online Kerja Sama Bilateral Komoditas Menko Marves Nasional Pasar Revisi Subsidi BBM sembako Airlangga Hartarto Bantuan Kemanusiaan Istana Negara Kalimantan Timur Megawati Menko Perekonomian Parpol Pelantikan Pemimpin Sejati Penghargaan Prestasi Stunting Bawaslu Bulan Ramadhan DPR RI Demo Devisa Negara El Nino Intervensi Kamboja Kereta Cepat Makan Gratis MenPANRB Pasar Tradisional SDA Timnas Utang Luar Negeri Asing Freeport Jalan Kementerian PUPR Kemnaker Kesehatan Maluku Musyawarah Nasional Reformasi Teknologi Digital WTO bkpm Bangga Produk Lokal Bidang pangan FIFA Hak Angket Kemenko Perekonomian Mahasiswa Media Menpora Mentan Ormas PPN Perumahan Piala Dunia U-20 Program RAPBN 2023 baterai listrik Covid19 Dana Desa Erick Thohir Gerindra KTT G7 Kebebasan Pers Kemendikbudristek Ketum Luar Negeri Minyak Modal Moeldoko Mudik Otomotif PAN PBB PBNU PKI PLN PMK PSN Padi Pasir Laut Perizinan Piala Dunia Soekarno Transformasi Digital Vaksinasi Xi Jinping Air Bersih Anak Muda Aspirasi Bencana Ekonomi Mikro Gempa bumi Jokowi Bersama Rakyat Kadin Kemenhub Kemenparekraf Koalisi Kreatif Krisis Keuangan Masyarakat Adat Medan Menteri Investasi Olahraga Pejabat Pekerja Pengusaha Pertahanan Sertifikat Smelter Tanah Transisi menlu pns Aceh Adu Domba BUMD Bahan Mentah Bantuan PKH Capres DOB Papua Emisi Karbon Gratis Israel KTT Kebebasan Berpendapat Kemenag Kementerian Keputusan Presiden Mendagri OJK Perampasan Aset Pers Putin Ramah Lingkungan Rapat Koordinasi Reshuffle Kabinet Ridwan Kamil Semangat Persatuan Swasta Timah Transformasi UGM UKT Wantimpres joko widodo motorlistrik pertamina Adat Budaya Artis BSU Bea Cukai Birokrasi Booster CPO Data Ekonomi Daerah Ganti Untung Gubernur Hubungan Diplomatik Indonesia Bangkit Influencer Inpres Insentif Jerman Kemendagri Kereta Api Lapangan Kerja Layanan Kesehatan Mahfud MD Menhan Mensesneg Menteri ATR/BPN Migas Misi Perdamaian PKB PKS Palestina Penjara Perbankan Platform Digital Saham Soeharto Solo Stabilitas Sulawesi Utara Swasembada Beras Tantangan Dunia Vaksin Booster Zelensky honorer kemenpanrb krisis pelabuhan AFF Suzuki Cup 2022 AHY APBD Amerika BMKG BPS Blusukan Cegah Korupsi Cipta Kerja Daerah Istimewa Yogyakarta EBT Ekonomi Biru Ekonomi Indonesia Meroket Elektabilitas Tinggi Fasilitas Guru HAM HGU Hari Libur Nasional Ibadah Puasa Integritas Jawa Timur KUR Kalimantan Barat Karya Anak Bangsa Kebijakan Fiskal Kelapa Sawit Kemenpora Keterbukaan Informasi Komunis Korban Gempa Logistik Optimis PIK PSI Papua Youth Creative Hub Paspampres Perangkat Daerah Perdagangan Perdana Mentri Pj Gubernur Produk Provokasi Radikalisme Sampah Satgas Covid-19 Sejarah Silaturahmi Skandal Sulawesi Selatan THR Tenaga Kerja Warga Lokal Zulkifli Hasan hipmi kit batang produksi nikel tol Alutsista Anak Anggaran Belanja Negara Asia Tenggara Australia BPJS BSD Bandara Bandung Bangka Belitung Bank Dunia Bank Indonesia Bappenas Bauksit Bisnis Cianjur Crude Palm Oil Cuaca Dana Alokasi Khusus Dinasti Politik Distribusi G7 Gandum Harta Ibadah Haji IbuKotaBaru Iklim Indo Pasifik Industri Manufaktur Jawa Barat KSP KTT Asean-EU Kalimantan Keadilan Kejahatan Kepala Daerah Kepala Desa Keppres Ketahanan Energi Ketua Asean 2023 Khofifah Konflik Koperasi Krisis Energi Kudeta Lembaga Negara Liga 1 MPR MUI Mahkamah Agung Malaysia Masyarakat Mandiri Menkes Menparekraf Merakyat Minyak Goreng Mobilitas Muhammadiyah Nasdem Nataru 2022/2023 Negara Berkembang Net Zero Emission 2060 Otorita IKN Pancasila Payung Hukum Peradilan Perppu Pertalite Pesantren Presiden Indonesia Produk Halal Produktif Program Desa Sandiaga Uno Singapura Sulawesi Tenggara Sumatera Utara Survey LSI Toleransi Turki Uni Eropa Wartawan Wawancara Wisatawan World Water Forum iriana jokowi kemhan minyak dunia tunjangan Anthony Albanese Arab Saudi BKN BNPB Balikpapan Bidang Kesehatan Bobby Nasution Cuti Bersama Daily Summit 2022 E-Katalog Ekonomi Kreatif Event Family Office Gabah Grace Natalie Green Energy Gula Habib Rizieq Shihab Harga BBM Naik IRRI Ilegal Indonesia Sentris Indonesiamaju JakartaHajatan495 KCIC KIP KKP Kampanye Kantor Kapolda Kapolres Keluarga Besar Kemenkumham Kemensetneg Kemerdekaan Palestina Kerusuhan Kontrasepsi Korban Korea Selatan Koruptor Kotak Kosong LPG Makassar Menko PMK Menkopolhukam NIK Nadiem Makarim Nahdhatul Ulama Neraca Perdagangan PDNS PKH PM Australia PPATK Pahlawan Nasional Panglima Militer Pedagang Pekerja Migran Pelanggaran HAM Berat Pelatihan Pembangkit Listrik Penggusuran Perikanan Perubahan Iklim Perusahaan Polisi Pupuk Organik RAPBN Relawan Rocky Gerung Rokok Royalti Rumah Ibadah Santri Satgas Sorgum Terorisme Usaha Vietnam Wapres Wilayah Udara batang elon musk gaji lg presiden jokowi Abu Dhabi Aplikasi Asuransi BPIP BPOM Bank Tanah Baznas Bendungan Sepaku Semoi Buka Puasa Bersama Bung Karno Bursa Efek Indonesia Buton Cagub Cak Imin Cawapres DPA Data Center Dayak Desa Desa Wisata ESDM Edukasi Edy Rahmayadi Fahri Hamzah Ferdinand Marcos Jr Festival Filipina Gas Bumi Gizi Buruk Gratifikasi Gugatan HGB HUT TNI Hacker Hadi Tjahjanto Hadiah Harga BBM Tetap Harga Beras Naik Hari Anak Nasional Hari Guru Nasional Hasto Kristiyanto Hedon Heru Budi Hartono Hewan Ternak Hunian Inggris Intelijen Intimidasi Islam Istana Merdeka Jagung Jan Ethes KAI KKN KSAL Kampus Kapolri Kartu Prakerja Kartu Sakti Kawasan Inti Kebakaran Kebocoran Kebutuhan Gula Nasional Kejuaraan Dunia Kekuasaan Kelapa Genjah Kemenperin Ketahanan Nasional Ketua Umum Komisi Yudisial Kompetensi Korsel LKPP LRT MRT Mabes Polri Maju Bersama Bangsa Maritim Mata Uang Membangun Negeri Menko UKM Mensos Menteri BUMN MoU Mobil Esemka NPWP NTT Natal & Tahun Baru Nelayan OECD OmnibusLaw Ormas Lintas Agama PLTU PNM PTUN Pamer Pangkalan Militer Panglima TNI Pemilu2024 Penerbangan Pengalihan Isu Pengangguran Pensiun Peretasan Perguruan Tinggi Perkuliahan Plumpang Polisi Cyber Pramono Anung Preman Presiden FIFA PresidenRI Ramadhan Revitalisasi Rupiah Menguat SPBE SPT Sawit Serangan Cyber Sidang Kabinet Skenario Sosialisasi Stadion Starlink Startup Swasembada Tahun Baru 2023 Tambang Emas Tebu Tembaga Tokoh Agama Tokoh Muslim Berpengaruh UEA WNA Wabah Wamenkeu X energi bersih reforma agraria tesla tol laut trans sumatera Adzan Magrib Alkes Anak Disabilitas Anak Ridwan Kamil Anti Kritik Anwar Usman Atlet Berprestasi Audit Aviasi BIN BKKBN BNPT BRICS Badminton Banten Bantuan Modal Kerja Bareskrim Baubau Beasiswa Bebas Aktif Bela Sungkawa Bercocok Tanam Biaya Biaya Persalinan Bibit Bima Arya Blok Masela Blok Rokan Blokir Budidaya Rumput Laut Budidaya Udang Bulu Tangkis Cawagub Cita - Cita Curang DOB Dalam Negeri Damai Dana Operasional Dekan Demak Demografi Deradikalisasi Design Diskusi Dokter Spesialis Domestik Dubes E-Goverment E-KTP Ecommerce Efek Rumah Kaca Ekonomi Hijau Ekonomi Sirkular Emmeril Khan Mumtadz Eril Fakultas Kedokteran Food Estate Gangguan Ginjal Akut Gaza Gelar Pahlawan Nasional Geopolitik HargaMinyak Harun Masiku Hotman Paris Hujan Hutan Hutjokowi IHSG IIMS IMF IMI Idul Adha Independen India Indonesia Hebat Indonesia Merdeka Indovac Jawa Tengah Jenderal Jepang Joe Biden JokoWidodo Juara Juara Piala AFF U-16 Jurnalisme KAHMI Kalimantan Selatan Kanada Kebutuhan Petani Kejaksaan Tinggi Kekerasan Anak Kemenhan Kemenko Polhukam Kemenlu Kendaraan Kerja Nyata Keterampilan Digital Kinerja King Maker Kolaborasi Kolonialisme Komunikasi Konglomerat Kongres Konservasi Kualitas Kuliah Labuan Bajo Lalu Lintas Lembaga Liburan Litbang kompas Lumbung Pangan Raksasa MPRS Makan Bersama Mensetneg Milenial Militer Mineral Miskin MotoGP Motor Musik Musra NTB Narkoba Nasabah Nasionalisme Natuna Nepotisme Normalisasi Sungai Olimpiade 2036 Omicron Open House PHK PM Singapura PMN PON PTSL Pabrik Aspal Pabrik Pupuk Pandemic Fund Partai Demokrat Pasar Internasional Pemecatan Penajam Paser Utara Penataan Birokrasi Penerimaan Negara Pengawas Internal Pemerintah Pengobatan Pengungsi Perang Perempuan Perjanjian Perkebunan Pertambangan Pesawat Jet Peternakan Petugas KPPS Pinjaman Online Piutang Negara Politikus Pornografi Potensi Prakerja Pramuka Produksi Beras Provinsi Papua Baru Raja Salman Rawat Inap Rekonsiliasi Relokasi Rest Area Reuni Revolusi Pendidikan Riau Roadmap Rumah Sakit Rupiah SPAM SatgasPMK Sayembara Selandia Baru Sembako Murah Shell Sistem Pemerintahan Stasiun Televisi Subsidi LPG Sukarela Sumatera Barat Surplus Surya Paloh Swiss TBBM TKDN TMII TPST Tabalong Tabungan Tambak Udang Tata Ruang Teknologi Tim Nasional Indonesia U-16 Timor Leste Timur Tengah Tito Karnavian Tragedi Kanjuruhan Training Center Trans Sulawesi UUITE Undangan Vaksin Polio WHO Waketum Wakil Menteri Wirausaha World Water Council ZEE Zakat badan pengatur jalan tol bpn cpns danang parikesit gaji pns gtra summit haditjahjanto indonesia timur jokowi wakatobi kementerian pertahan lg energy solution lockdown megawati soekarnoputri mobilisasi rakernas AFC AS Aborsi Adil Afganistan Agenda Nasional Agri Bisnis Aktivis Alibaba Alim Ulama Alumunium Ambisi Amien Rais Anggota Dewan Pengawas Apartemen Apple Apriyani Rahayu Arema Arkeolog Arsitektur Asean Para Games 2022 AsetsitaanBLBI Asia Timur Aspirasi Mahasiswa Asumsi Aturan Baru B Universe BLBI BLT Subsidi Gaji RP 1 Juta BNN BPK BPKA BPKRI BPNT BSI BSSN BTS Badan Pelaksana BKPH Badan Pengarah Papua Baju Balas Dendam Bapak Olahraga Nasional Bapak Pembangunan Desa Bapak Pemuda Bappeda Basarnas Bawang Bedah Rumah Belawan Belgia Bendungan Ciawi Dan Sukamahi Benjamin Netanyahu Berdikari Berita Satu Berita Satu Media Holdings (BSMH) Bidang energi Bio Farma Bioetanol Bjorka Bogor Bonus Boris Johnson Brand Lokal Brunei Darussalam Bulutangkis Buruh Burung Garuda Cagar Budaya Caleg Ciliwung Ciri Khas Cocokologi Cucu Curhat DHL Dana Haji Dana Hibah Dana Pensiun Danau Toba Decacorn Defisit Delegasi Delta Denda Denmark Open 2022 Desentralisasi Dewas Dialog Diaspora Diktator Disiplin Diskriminasi Divestasi Dosen Dubai Dunia Kerja E-Wallet Ego Sektoral Ekonomi Eurasia Ekonomi Syariah Ekstrakurikuler Elpiji Emas Embarkasi Emil Dardak Emmanuel Macron Erdogan Erina Etika FPTI Falsafah Syariat Islam Ferdy Sambo Film Fleksibel Flight Information Region Fluktuasi GDP Gagasan Gaji ASN Gaji Ke 13 Ganda Putra Ganda Putri Ganjar Gas Air Mata Gas Rumah Kaca Gasifikasi Gaya Hidup Gelora Bung Karno Gelora Bung Tomo Gereja Gimmick Global Citizen Award Gojek Grasberg Block Cave Gunung Kerinci Gus Yahya HMI HMID HPV HTI HUT Bhayangkara Ke-76 HUT Ke-76 Bhayangkara Habib Luthfi bin Yahya Haji 2022 Hak Prerogatif Halmahera HargaBBMTetap Hari Film Nasional Hari Ibu Hari Kesaktian Pancasila Hari Musik Nasional Hari Pahlawan Hari Perempuan Internasional Hari Raya Nyepi Harmonis Hemat Hilal Himbauan Hobi Human Trafficking Hyundai IOC IPDN IPI ISIS ITF Sunter IUAE-CEPA Ibu Hamil Ibu Negara Idul Adha 1443 Idul Adha 1443H Idul Adha 2022 Imigrasi Imlek Imunisasi Index Survey Indonesia Tertib 2045 IndonesiaEmas Industrialisasi Info BMKG Infrakstrktur Inklusi Instansi Pemerintah Institusi Modern Instrumen Internet Iran Isra Mi'raj Isu Global JHT JORR Jabodetabek Jadwal Pencairan BLT Jagat Nusantara Jakarta Selatan Jalan Rusak Jalan Trans Papua Jalur Laut Jayabaya Jembatan Gantung Jenderal Mark Milley Jokowi Juru Damai Jokowi Peduli Jokowibersamarakyat Jombang Jual Jujur Justin Trudeau KKB KPPS KPPU KRL KSAD KSAU KSPSI KTP KTT Krimea Kadiv Propam Polri Kalimantan Tengah Kalimantan Utara KalimantanTimur Kanker Serviks Kapal Perang Karhutla Kartu Indonesia Pintar Kaskus Kebun Raya Bogor Kedelai Kekerasan Seksual Kelaparan Akut Kemantan Kemendes Kemenkop Kemenristek Dikti Kemensos Kementerian Tenaga Kerja Kemitraan Kendaraan Dinas Kepala LKPP Kereta Gantung Kereta Semi Cepat Kericuhan Kertajati Kesultanan Buton Kesultanan Ternate Ketua Dewan Pengarah Kiai Kimia Kirab Merah Putih Kitas Kodim 1503/Tual Koleksi Kominfo KomisiPemilihanUmum Komisioner Komite Olimpiade Komoditias Konferensi Konflik Agraria Kongres PMKRI Konsorsium Konstruksi Kopra Korea Kota Tual Kriminal Kripik Tempe Krisis Air Kuala Lumpur Kuota Haji Kurang Mampu Kurban Kuwait LHKPN LHP LKPP2021 Lahan Kosong Laksamana Yudo Margono Lampung Lansia Laporan Keuangan Lato-Lato Laut Dalam Laut Natuna Leadership Lebaran Haji Liga 2 Listyo Sigit Prabowo Literasi Lokal Lubang Buaya Lukas Enembe Mabes AL Mabes TNI Mafia Tanah Mahkamah Rakyat Mainan Majalah Time Majathir Mohamad Makan Makanan Malang Malaysia Open 2022 Malioboro Manado Maruarar Sirait Masker Material Menkum HAM Menlu Vietnam Menteri KLHK Mesir Mesra Minangkabau Minyak Makan Merah Misi Dagang Mobilitias Modern Money Laundry Monopoli Muktamar Mulyono Musyawarah Myanmar NSPK Nakes Narapidana Narendra Modi Negarawan Net Zero Strategy 2045 Netizen Nias Norodom Sihamoni Nuklir Oksidasi Olaf Scholz Olimpiade Olimpiade Paris 2024 Oposisi Orde Baru Otoriter PGRI PLTS PPH PPKaM PPPK PSAI PT Antam PT LIB PTN PUPN Pabrik Bahan Peledak Pabrik Baja Pabrik Sepatu Pabrik Tembaga Pabrik Vaksin Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Palung Jawa Pangdam Panglima Pajaji Panjat Tebing Papua Barat Papua Barat Daya Papua Football Academy Parade Senja Parlemen Partisipasi Pasar Hewan Pasar Modal Pasien Paskibraka Pasukan Berani Mati Patriot Paus Fransiskus Pawang Hujan Peduli Lindungi Pegawai Pelanggaran Pemain Keturunan Pemasyarakatan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Pembohong Pemborosan Pemilihan Ketua Umum Pemukiman Penduduk Lokal Pengeras Suara Penggelapan Pengkhianat Pengolahan Ikan Penyakit Cacar Monyet Penyusup Perbaikan Jalan Perdagangan Manusia Perhutani Peringatan Dini Permohonan Maaf Permukiman Persis Solo Pertamax Green Perumnas Perundungan Pesawat Hercules Pesawat Kf 21 Piala Asia 2023 Pidato Pilkades Pimpinan Pusat Pj Bupati Plt Gubernur Plt Presiden Politik Identitas Politisasi Agama Polusi Udara Pos Jailolo Prambanan Prancis Presiden Gagal Presiden IOC Produk Lokal Produksi Aspal Produksi Emas Profesional Program Taksi Alsintan Prolegnas Properti Protokol Kesehatan Puan Maharani Pulau Pura Pusat Perbelanjaan Puskesmas Qatar Quick Count R20 RAPBA RKUHP RSPAD Gatot Subroto RSUD Dr. Soedarso Raja Eswatini Ramalan Ratu Elizabeth II Reboisasi Recovery Reklamasi Renovasi Reserse Responden Revolusioner Rice Milling Ritel Rohingya Royal Family Ruang Syiar Islam Rumah Dinas Rusun SHM SNI SPAL SPKLU Samarinda Sampoerna Sapi Limosin Sapi Presiden Jokowi Sarinah Sastrawan SatgasBLBI Satria Piningit Satwa Sawah Scam Sekolah Sekretariat Presiden Sekuritas Seluler Seniman Sepatu Sepeda Setkab Setneg Mantul Setya Novanto Sheikh Mohamed Bin Zayed Shiddiqiyah Shin Tae-Yong Sidang Isbat Sidang Paripurna Sipil Sirkuit Mandalika Siti Fadia Silva Ramadhanti Sosok Pemersatu Sri Sultan Hamengku Buwono X Stanford University Stasiun Stranas Suap Subang Subsidi Rumah SubsidiBBM Sudan Suku Bunga Sulawesi Barat Sulawesi Tengah Sungai Aare Sungai Mahakam Suporter Surabaya Survey CPCS Susu Formula Swasembada Jagung Swasembada Pangan Swedia TNI AL TNI AU TPS Tahun Toleransi Takjil Talent Scouting Taman Safari Tanam Cabai Tarif Ojek Online Tax Amnesty Telekomunikasi Telkom Tembakau Tenaga Kesehatan Terminal Kijing Test Drive Thailand Thailand Master 2023 The Muslim 500 Tiket TimahIndonesia Timnas Sepak Bola Amputasi TitikNol Tjahjo Kumolo Tjahjo Kumolo meninggal Tol Terpanjang RI Jembatan Terpanjang RI Tony Blair Trade Expo Indonesia Tragedi 1998 Transaksi Keuangan Try Sutrisno Tugu Proklamasi UNHCR USG Uji Coba Unesco Uni Emirat Arab Unicorn United Kingdom Universitas Universitas Airlangga WCCE WSBK WTP Wakil KPK Wali Kota Bogor Walikota Warung Madura Wasdal Wisuda World Trade Organization Wushu Yasonna Yeni Wahid Ziarah abah dim antisipasi narkoba bern bpjt bu Kota Baru dimyati rois dimyati rois meninggal dunia foxconn google gtra summit 2022 jokowi lantik bpip kementrianpupr kendari kneks komite nasional ekonomi dan keuangan syariah kyiv panrb pasaman pelantikan bpip reshufflekabinet robot sitaaset ternak tjahjokumolo tunjangan jabatan pns wakatobi