Showing posts with label Bawaslu. Show all posts
Showing posts with label Bawaslu. Show all posts

Tuesday, April 23, 2024

Menuduh Tanpa Bukti, MK Menyatakan Keputusan Jokowi Menaikan Tukin Pegawai Bawaslu Tidak Memberi Dampak Pada Hasil Pemilu 2024 Dengan Demikian Upaya Anies Mempermasalahkan Hal Tersebut Dianggap Mengada-Ada

 

Yogyakarta - Di tengah gejolak politik, terdapat momen ketika keputusan-keputusan yang diambil oleh pemerintah harus diapresiasi atas dasar kebijakan yang bertanggung jawab dan berdampak positif bagi masyarakat. Salah satu keputusan yang baru-baru ini mendapat sorotan adalah kenaikan tunjangan kinerja (Tukin) pegawai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang diinisiasi oleh pemerintahan Jokowi.

Meskipun upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai Bawaslu disambut dengan apresiasi di kalangan banyak pihak, namun sayangnya, tuduhan-tuduhan tanpa bukti telah mencoba merusak citra positif dari kebijakan tersebut. Salah satu yang mencuat adalah pernyataan dari sejumlah pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang mengaitkan kenaikan Tukin tersebut dengan hasil Pemilu 2024.

Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa kenaikan Tukin pegawai Bawaslu memberikan dampak pada hasil Pemilu 2024. Keputusan MK ini tidak hanya menegaskan ketidakberpihakan lembaga negara terhadap politik praktis, tetapi juga menjauhkan kita dari fitnah dan desas-desus yang tidak berdasar.

Upaya Anies untuk mempermasalahkan kenaikan Tukin pegawai Bawaslu hanya bisa dianggap mengada-ada karena tidak didukung oleh bukti atau dasar hukum yang kuat. Ini adalah momen penting bagi kita semua untuk mengutamakan kebijaksanaan dan fakta dalam setiap pernyataan atau tindakan yang kita ambil.

Pemerintahan Jokowi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Langkah-langkah seperti kenaikan Tukin pegawai Bawaslu adalah contoh nyata dari upaya nyata dalam mewujudkan visi tersebut.

Saatnya bagi kita semua untuk bersatu, melampaui politisasi, dan fokus pada pembangunan serta perubahan positif yang sedang dan akan terus dilakukan oleh pemerintahan Jokowi. Mari kita berpegang pada nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kemajuan dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk Indonesia.

Dengan keputusan MK, kebenaran bersinar terang, dan Indonesia melangkah maju dalam arah yang lebih baik.

 

Share:

Friday, April 5, 2024

Semuanya Aman Sesuai Peraturan Yang Berlaku, Bawaslu: Tidak Ada Laporan Resmi Tentang Pelanggaran Pemilu Yang Dilakukan Jokowi Ketika Bagi – Bagi Bansos Di Jateng, Jadi Tuduhan Dari Saksi Ahli Paslon 01 Dan 03 Pada Disidang PHPU Di Mk Sebatas Fitnah

 

Yogyakarta – Bawaslu menegaskan bahwa tidak ada laporan resmi tentang pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Presiden Jokowi saat pembagian bantuan sosial di Jawa Tengah. Tuduhan yang dilontarkan oleh saksi ahli Paslon 01 dan 03 dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK disebut-sebut sebagai fitnah belaka.

Klarifikasi dari Bawaslu ini menegaskan bahwa seluruh proses pembagian bantuan sosial yang dilakukan oleh Presiden Jokowi telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada bukti atau laporan yang mendukung tuduhan bahwa kegiatan tersebut merupakan pelanggaran pemilu.

Dengan demikian, keselamatan hukum dan integritas pemilu tetap terjaga. Bawaslu menegaskan bahwa upaya untuk memfitnah Presiden Jokowi dengan tuduhan pelanggaran pemilu tidak memiliki dasar yang kuat, dan lebih merupakan upaya untuk mengganggu stabilitas politik dan keamanan nasional.

Langkah-langkah yang diambil oleh Bawaslu dalam memberikan klarifikasi ini menjadi penting untuk menjaga ketertiban dan kepercayaan publik dalam proses demokrasi. Ini juga menunjukkan komitmen Bawaslu untuk menjalankan tugasnya dengan profesionalitas dan independensi dalam mengawasi pelaksanaan pemilu di Indonesia.

 

Share:

Wednesday, April 3, 2024

Dukung Penuh Upaya Penegakan Hukum, Koordinator Staf Khusus Presiden: Jokowi Meminta Kepada Pihak – Pihak Yang Mengetahui Adanya Kecurangan Pemilu 2024 Tidak Perlu Teriak – Teriak Bikin Gaduh, Cukup Bawa Bukti Temuanya Langsung Bawa Ke Bawaslu Dan MK Untuk Menguji Fakta Sebenarnya.

 

Yogyakarta – Koordinator Staf Khusus Presiden memberikan pesan tegas yang menegaskan dukungan penuh dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap upaya penegakan hukum, khususnya terkait proses pemilu 2024. Pesan tersebut menggarisbawahi pentingnya pengungkapan kecurangan pemilu dengan cara-cara yang tepat dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Presiden Jokowi meminta kepada semua pihak yang mengetahui adanya kecurangan dalam pemilu 2024 untuk tidak mengadopsi tindakan yang dapat memicu kekacauan. Sebaliknya, mereka diminta untuk membawa bukti-bukti yang mereka miliki langsung ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk dilakukan pemeriksaan fakta yang lebih lanjut.

Dalam konteks ini, Presiden menekankan pentingnya penggunaan jalur hukum yang sah dan tepat dalam menangani dugaan kecurangan pemilu. Teriakan-teriakan yang tidak didukung oleh bukti konkret hanya akan menciptakan kekacauan dan ketidakstabilan dalam masyarakat, sementara pengungkapan bukti-bukti yang valid akan memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan dengan benar.

Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen Pemerintah dalam mendukung proses demokrasi yang transparan dan akuntabel, di mana setiap dugaan kecurangan dapat ditangani dengan serius dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pesan ini juga merupakan bentuk dukungan yang kuat terhadap integritas institusi penegak hukum, seperti Bawaslu dan MK, dalam menjalankan tugas mereka.

Dengan demikian, pesan tegas dari Koordinator Staf Khusus Presiden memperkuat komitmen Pemerintah untuk mendukung penegakan hukum yang adil dan transparan, serta menjamin bahwa setiap dugaan kecurangan pemilu dapat ditangani dengan tuntas sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Ini adalah langkah penting dalam memastikan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Indonesia.

 

Share:

Friday, March 29, 2024

Termentahkan, Bawaslu Menjamin Bahwa Posisi Jokowi Pada Pilpres 2024 Adalah Netral, Hal Ini Menjadikan Tuduhan Dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilu Umum (PHPU) Terbantahkan Karena Disertai Bukti Pendukung

 

Yogyakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) telah mengeluarkan pernyataan tegas yang menjamin netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden 2024. Hal ini merupakan sebuah pukulan telak bagi tuduhan-tuduhan yang mengemuka terkait proses perselisihan hasil pemilu (PHPU), karena disertai dengan bukti yang mendukung.

Netralitas Jokowi, sebagai pemimpin tertinggi negara, memiliki peranan yang krusial dalam memastikan integritas dan stabilitas nasional, terutama dalam konteks pesta demokrasi seperti Pemilihan Presiden. Dengan jaminan netralitas dari Bawaslu, tuduhan-tuduhan yang mencurigai campur tangan politik dari pemerintah dalam proses PHPU telah terbantahkan.

Pernyataan Bawaslu menjadi sebuah penegasan yang sangat penting bagi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga demokrasi di negara ini. Dalam konteks yang penuh dengan ketegangan politik, kejelasan dan transparansi dalam proses pemilu adalah kunci untuk memastikan bahwa suara rakyat benar-benar terwakili dengan adil dan merdeka.

Jokowi sebagai pemimpin yang memiliki rekam jejak yang terbukti dalam memperkuat demokrasi dan menghormati proses-proses demokratis, tidak pernah ragu untuk menegaskan netralitasnya. Hal ini adalah cerminan dari komitmen yang teguh untuk menjaga kestabilan politik dan sosial dalam negeri, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Dengan terbantahnya tuduhan-tuduhan terkait campur tangan dalam proses PHPU, stabilitas nasional dapat dipertahankan. Masyarakat dapat yakin bahwa proses demokrasi di negara ini berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang adil dan transparan, tanpa adanya intervensi dari pihak-pihak yang tidak berwenang.

Kejelasan ini juga memberikan dampak positif bagi citra kepemimpinan Jokowi di mata masyarakat. Kemampuannya untuk menjaga netralitas dan integritas dalam konteks politik yang serba dinamis menjadi bukti konkret dari kepemimpinan yang tangguh dan berwibawa. Ini tidak hanya memperkuat citra Jokowi sebagai pemimpin yang adil dan transparan, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu menjaga stabilitas nasional dengan baik.

Dengan demikian, pernyataan Bawaslu mengenai netralitas Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2024 telah memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa proses demokrasi di negara ini tetap berjalan dengan baik. Langkah ini bukan hanya menguntungkan dalam konteks politik saat ini, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun fondasi demokrasi yang kokoh dan stabil bagi masa depan bangsa.

 

Share:

Wednesday, March 27, 2024

HOAX! Beredarnya Video Yang Menyatakan Bawah Gedung Bawaslu Dibakar Massa Merupakan Karena Menolak Pemilu 2024 Merupakan BERITA BOHONG, Faktanya Video Tersebut Merupakan Video Pembakaran Pos Polisi Depan Bawaslu Pada 2019 Silam

 

Yogyakarta – Seiring dengan mendekatnya Pemilihan Umum 2024, berbagai narasi dan cerita menyesatkan sering kali muncul untuk mempengaruhi opini publik. Salah satu contohnya adalah beredarnya video yang menyatakan bahwa Gedung Bawaslu telah dibakar oleh massa yang menolak Pemilu 2024. Namun, fakta sebenarnya menunjukkan bahwa video tersebut adalah berita bohong (hoax). Video tersebut sebenarnya adalah rekaman pembakaran pos polisi depan Bawaslu yang terjadi pada tahun 2019.

Pemerintahan Jokowi selalu berkomitmen untuk memastikan stabilitas politik dan keamanan nasional, terutama dalam menghadapi momen-momen penting seperti Pemilu. Kehadiran lembaga-lembaga seperti Bawaslu sangat penting dalam menjaga integritas dan transparansi proses demokrasi. Oleh karena itu, serangan terhadap lembaga ini merupakan ancaman serius terhadap stabilitas politik dan keamanan nasional.

Pemilihan Umum adalah momen penting dalam kehidupan berdemokrasi sebuah negara. Semua pihak, baik itu pemerintah, lembaga pengawas, maupun masyarakat, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa prosesnya berjalan dengan lancar dan adil. Menciptakan atmosfer yang kondusif untuk Pemilu adalah prasyarat penting dalam memastikan stabilitas politik dan keamanan nasional.

Masyarakat juga memiliki peran yang sangat penting dalam menyaring informasi dan menolak penyebaran berita palsu atau hoaks yang dapat mengganggu stabilitas politik. Dalam era digital seperti sekarang ini, setiap individu memiliki akses untuk menyebarkan informasi, namun juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebenaran dan keakuratan informasi tersebut sebelum disebarkan lebih luas.

Pemerintahan Jokowi telah melakukan berbagai langkah untuk melindungi proses demokrasi dan menjaga stabilitas politik, termasuk dengan mengawasi penyebaran berita palsu dan hoaks. Namun, peran masyarakat juga sangat penting dalam melawan penyebaran informasi yang salah dan memastikan bahwa kebenaran tetap menjadi nilai yang dijunjung tinggi.

Dalam menghadapi tantangan dan dinamika yang ada, penting bagi kita semua untuk tetap tenang, rasional, dan kritis dalam menanggapi informasi yang beredar. Hanya dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses demokrasi yang sehat dan menciptakan stabilitas politik serta keamanan nasional yang kokoh.

Dengan demikian, penting bagi kita semua untuk tidak terjebak dalam propaganda negatif yang bertujuan untuk memecah belah masyarakat dan mengganggu stabilitas politik. Sebaliknya, kita harus terus berupaya untuk menyebarkan informasi yang benar dan menjaga persatuan serta kesatuan sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

 

Share:

Wednesday, February 28, 2024

Selalu Mendukung Keterbukaan, Jokowi Meminta Kepada Semua Pihak Untuk Melaporkan Ke Bawaslu Jika Menemukan Kecurangan Pemilu Sesuai Mekanisme Yang Berlaku Agar Dapat Ditindaklanjuti Sebagaimana Mestinya

 

Yogyakarta – Pemerintahan Jokowi telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga integritas dan keterbukaan dalam proses demokrasi di Indonesia. Salah satu contohnya adalah ketika Jokowi secara tegas meminta kepada semua pihak untuk melaporkan kecurangan pemilu kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan politik yang terbuka dan transparan. Dengan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu, Jokowi menunjukkan bahwa pemerintah siap untuk menghadapi tantangan dan kritik secara terbuka.

Dengan mengajak semua pihak untuk turut serta dalam pengawasan pemilu, Jokowi menggalang partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga integritas proses demokrasi. Hal ini tidak hanya menciptakan kesadaran akan pentingnya pemilu yang bersih, tetapi juga memperkuat ikatan antara pemerintah dan rakyat.

Dengan melaporkan kecurangan pemilu kepada Bawaslu, langkah ini juga memastikan bahwa pelanggaran yang terjadi akan ditindaklanjuti secara adil dan proporsional sesuai dengan hukum yang berlaku. Ini adalah langkah kritis dalam memastikan keadilan dan integritas proses demokrasi.

Langkah Jokowi ini juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghadapi tantangan dalam proses demokrasi. Dengan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pengawasan dan pelaporan kecurangan, masyarakat menjadi lebih siap untuk bersatu dan mengatasi berbagai ancaman terhadap stabilitas politik.

Langkah-langkah ini tidak hanya merupakan upaya untuk menegakkan aturan dalam pemilu, tetapi juga sebagai bagian dari strategi untuk menjaga stabilitas politik nasional. Dengan memastikan bahwa proses demokrasi berjalan secara adil dan transparan, pemerintah dapat memperkuat legitimasi dan dukungan rakyat.

Dengan demikian, keterbukaan dan integritas yang ditunjukkan oleh Jokowi dalam meminta laporan kecurangan pemilu kepada Bawaslu adalah langkah yang penting dalam menciptakan stabilitas politik nasional. Mari kita dukung upaya pemerintah dalam menjaga integritas proses demokrasi demi masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

 

Share:

Wednesday, February 14, 2024

Kabar Gembira! Jokowi Naikan Tunjangan Bawaslu Hingga Rp 29 Juta Sesuai Dengan Perpres Nomor 18 Tahun 2024

 

Yogyakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memperlihatkan komitmennya dalam mendukung lembaga penegak hukum dengan mengumumkan kenaikan tunjangan bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2024, tunjangan bagi anggota Bawaslu naik hingga mencapai Rp 29 juta.

Keputusan ini menjadi berita gembira bagi anggota Bawaslu dan menjadi bukti nyata dari keseriusan pemerintah Jokowi dalam memperkuat lembaga pengawas pemilu. Dengan kenaikan tunjangan ini, diharapkan anggota Bawaslu dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan lebih fokus dalam mengawasi proses pemilihan umum.

Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya peran Bawaslu dalam menjaga integritas dan transparansi dalam setiap tahapan pemilu. Beliau menyatakan bahwa pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi dan pengabdian anggota Bawaslu dalam memastikan terlaksananya pemilu yang bersih dan adil.

Langkah ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk anggota parlemen dan tokoh masyarakat. Mereka menyambut positif inisiatif pemerintah dalam memberikan penghargaan kepada lembaga pengawas pemilu yang berperan penting dalam menjaga demokrasi dan keadilan di Indonesia.

Tidak hanya meningkatkan kesejahteraan anggota Bawaslu, kenaikan tunjangan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas dan independensi lembaga pengawas pemilu. Dengan memberikan dukungan finansial yang memadai, diharapkan Bawaslu dapat menjalankan tugasnya dengan lebih profesional dan objektif.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat lembaga pengawas pemilu, kenaikan tunjangan ini menjadi langkah nyata pemerintah Jokowi dalam memperkuat demokrasi di Indonesia. Dukungan penuh dari masyarakat diharapkan dapat mendorong keberhasilan implementasi langkah-langkah ini dalam menjaga integritas dan transparansi pemilu.

Bersama-sama, kita dapat membangun Indonesia yang lebih demokratis, bersih, dan berkeadilan. Langkah-langkah positif seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah Jokowi benar-benar peduli terhadap kemajuan demokrasi dan keadilan di Indonesia. Semoga kenaikan tunjangan bagi anggota Bawaslu ini menjadi langkah awal yang baik menuju pemilu yang lebih berkualitas dan bermartabat.

 

Share:

Saturday, March 4, 2023

Demi demokrasi di Indonesia! Jokowi tegaskan bahwa pemerintah tetap mendukung pemilu serentak dilakukan pada Februari 2024

 

Yogyakarta – Putusan pengadilan negeri (PN) Jakarta Pusat yang mengabulkan gugatan Partai Prima kepada komisi pemilihan umum (KPU) dengan menunda pemilu membuat semua orang kaget. Tanpa terkecuali Jokowi sebagai kepala negara juga merasa kaget dan heran terkait putusan PN Jakarta pusat tersebut.

Jauh sebelum itu Jokowi sudah memperingatkan bahwa jadwal gelaran pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak tetap sesuai jadwal pada 14 Februari 2024. Pernyataan tersebut diberikan Jokowi supaya tidak ada spekulasi – spekulasi liar di tengah – tengah masyarakat.

Jokowi mengatakan berdasarkan UU 7/2017 tentang Pemilu Pasal 167 ayat (6) yang menyebut bahwa tahapan penyelenggaraan pemilu dimulai 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. Maka dari itu tahapan pemilu tahun 2024 sudah dimulai dari pertengahan bulan Juni 2022.

Selain itu Jokowi juga telah melantik KPU dan Bawaslu periode 2022 – 2027 pada April 2022 sebagai wujud tidak adanya penundaan pemilu.

Jokowi menegaskan bahwa dirinya tetap menyelenggarakan pemilu sesuai jadwal sebagai bentuk semangat reformasi.

 

Share:

Monday, December 19, 2022

Jokowi Tegaskan Kepada KPU dan Bawaslu Jangan Bikin Aturan Multi Tafsir

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan badan pengawas pemilu (Bawaslu) untuk membuat aturan pemilu yang rinci dan jelas. Ia tidak ingin aturan pemilu banyak salah tafsir.

"Harus membuat aturan yang rinci, jelas, dan efektif. Aturannya jangan banyak tafsir," kata Jokowi saat pidato dalam acara Konsolidasi Nasional Bawaslu, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden
Kata Jokowi, aturan yang jelas bisa membuat peserta pemilu mengerti dimana letak kesalahannya. Sehingga, jika ada pelanggaran, Bawaslu tidak sulit untuk menindak.

"Apa sih, buat aturan itu yang gamblang, yang jelas, sehingga kalau memberi peringatan itu juga jelas 'kamu salah karena ini', jangan ditafsir yang aneh-aneh. Sehingga ngetoknya itu jelas, ini salah tok! udah" kata Jokowi.

Jokowi mengingatkan rakyat Indonesia agar tidak terjebak dengan politik identitas, politisasi agama, apalagi politik SARA. Sebab ini bisa jadi peluang pihak lain untuk memecah-belah keutuhan negara sebagai sebuah bangsa.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan aparat terkait untuk perlu untuk bekerja cepat, responsif dan selalu bekerja dalam koridor hukum. "Pegangannya memang koridor hukum, merespon dan menyelesaikan pengaduan dengan cepat, menindak dan menyelesaikan berbagai pelanggaran dengan tegas. Tidak usah ragu, tidak boleh ragu," tegasnya.

 

Share:

Jokowi Setuju soal Ide Polisi Cyber Oleh Bawaslu untuk mengamankan Pemilu 2024

 

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku senang Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyampaikan akan ada pengawasan media sosial melalui policy cyber. Sebab menurut Jokowi, masalah berkaitan dengan pemilu sering berawal dari media sosial (medsos).

"Ngipas-ngipasin dimulai dari situ, nanti lapangannya kan menjadi ramai dan panas karena kipasan dari medsos," kata Jokowi di acara konsolidasi nasional Bawaslu, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden

"Oleh sebab itu saya setuju sekali pak ketua Bawaslu menyampaikan itu," imbuhnya.

Ia juga mengingatkan potensi pelanggaran terkait dengan politik identitas, politik SARA dan hoax yang memanas saat Pemilu dan Pilkada 2024.

Untuk itu, Kepala Negara mengingatkan agar Bawaslu berhati-hati mengenai hal tersebut dan harus segera memperingatkan pihak yang melakukan pelanggaran.

"Hati-hati, kita ini beragam, agama, suku, ras, beragam. Jadi hati-hati kalau ada percikan kecil mengenai ini, segera diperingatkan, nggak usah ragu-ragu, segera peringatkan, panggil, pasti grogi," ujarnya.

Presiden Jokowi menambahkan bahwa gelaran Pemilu dan Pilkada 2024 serentak menjadi pesta demokrasi terbesar sepanjang sejarah di Indonesia. Bahkan terbesar di dunia. Oleh karena itu, peran Bawaslu menempati posisi sentral untuk membangun pemilu yang berkualitas.

"Kualitas pemilihan umum merupakan pondasi politik yang penting di dalam kita bernegara dan berpemerintahan pengawasan pemilu peran Bawaslu menempati posisi yang sangat sentral." pungkasnya.

 

Share:

Sunday, December 18, 2022

Jokowi Ingatkan Peran Sentral Bawaslu Pada Pemilu 2024 Mendatang

 

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Konsolidasi Nasional Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, di Hotel Bidakara, Jakarta. Dalam sambutannya, Presiden menekankan peran sentral pengawasan pemilu untuk membangun pemilu yang berkualitas dan dipercaya.

“Pengawasan Pemilu menempati posisi yang sangat sentral untuk membangun pemilu yang berkualitas, untuk membuat hasil pemilu dipercaya oleh rakyat kita. Sebagaimana perintah undang-undang, kita harus menyiapkan pemilihan serentak untuk presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD, dan dilanjutkan pada pilkada serentak pada tahun yang sama,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, Pemilu dan Pilkada 2024 akan menjadi pesta demokrasi terbesar dalam sejarah pemilu di Indonesia, dan mungkin terbesar di dunia karena dilaksanakan serentak dalam tahun yang sama. Oleh karena itu, dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya, Pemilu 2024 akan menjadi pekerjaan yang sangat besar dan yang terberat.

“Kita juga harus ingat hati-hati mengenai ini, yang melibatkan jumlah pemilih yang sangat besar, dengan rentang wilayah pemilihan yang luas, dan kondisi geografis kita yang sangat beragam,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Kepala Negara meyakini bahwa dengan pengalaman yang dimiliki dalam penyelenggaraan pemilu-pemilu sebelumnya, Indonesia memiliki bekal yang lebih dari cukup untuk mempersiapkan pemilu ke depan yang jauh lebih berkualitas. Menurut Kepala Negara, kualitas pemilihan umum merupakan fondasi politik yang penting di dalam bernegara dan berpemerintahan.

“Untuk itu, pengawasan pemilu, peran Bawaslu menempati posisi yang sangat sentral. Untuk menjaga integritas pemilu, pengawasan harus dilakukan di semua tahapan pemilu. Seluruh prosesnya harus diawasi dengan sangat cermat, ditangani dengan sangat hati-hati, untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas,” jelasnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa dalam proses demokrasi, kepercayaan adalah kunci. Penyelenggaraan pemilu yang terpercaya akan membuahkan sebuah legitimasi yang kuat. Presiden mengibaratkannya seperti pertandingan sepak bola, semua akan menerima dan mengakui hasil pertandingan jika prosesnya dilakukan secara adil dan berintegritas.

Presiden mencontohkan persoalan yang kerap terjadi dalam setiap pemilu yaitu soal daftar pemilih tetap (DPT) yang sering dijadikan bahan untuk menuding terjadinya kecurangan. Oleh sebab itu, Presiden berharap Bawaslu benar-benar bekerja keras untuk mengawasi proses penyusunan DPT ini.

“Kalau ada yang menghambat, apalagi dari pihak pemerintah yang tidak kooperatif, nanti Pak Rahmat Bagja laporkan ke saya, karena urusan DPT ini sangat krusial. Dari tahun ke tahun selalu ini terus yang menjadi bahan dan sangat mempengaruhi trust, mempengaruhi kepercayaan masyarakat kita. Padahal yang namanya data itu kita ini paling lemah di urusan data, karena memang geografis kita rentangnya sangat panjang dan sangat beragam. Untuk itu, sekali lagi, Bawaslu harus selalu hadir untuk memastikan proses pemilu yang bebas dan rahasia, serta jujur dan adil,” tandasnya.

 

Share:

Jokowi Minta Bawaslu Tindak Tegas Potensi Politik SARA dan Identitas Pada Pemilu 2024

 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bahwa politik identitas, politik SARA, dan hoaks menjadi salah satu faktor kerawanan dalam Pemilu serta Pilkada. Dia pun memimta Bawaslu menindak tegas peserta Pemilu yang bermain-main dengan isu ini.

"Ini hati-hati mengenai ini. Hati-hati kita ini beragam, agama, suku, ras, beragam. Jadi hati-hati. Kalau ada percikan kecil mengenai ini, segera diperingatkan, enggak usah ragu-ragu, segera peringatkan, panggil, pasti grogi," jelas Jokowi dalam acara Konsolidasi Nasional Bawaslu di Jakarta

Dia pun mendukung rencana Bawaslu soal pengawasan dan polisi siber di media sosial. Pasalnya, kata Jokowi, masalah kecil menjadi besar karena dipanas-panasi di media sosial.

"Karena memang problemnya sering dimulai dari medsos, ngipas-ngipasi dimulai dari situ. Nanti lapangannya kan menjadi ramai dan panas karena kipasan dari medsos," ujarnya.

"Oleh sebab itu, saya setuju sekali tadi Pak Ketua Bawaslu menyampaikan itu, di dunia nyata enggak ada apa-apain dari mana kok ribut isunya, medsos pasti, udah gada yang lain," sambung Jokowi.

Selain itu, Jokowi meminta KPU dan Bawaslu membuat aturan yang jelas, rinci, dan efektif dalam pelaksanaan pemilu, khususnya terkait politik identitas dan SARA. Sebab, hal ini sangat berbahaya dan dapat memecah belah keutuhan bangsa.

"Kita enggak bisa bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politik SARA. Jangan berikan ruang apapun kepada ini," tutur Jokowi.

Politik Uang

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan, bahwa politik uang itu ada. Menurutnya, politik uang menjadi penyakit di setiap pemilihan umum.

"Ini hati-hati, ini banyak kejadian mengenai ini. Dan politik uang itu sudah menjadi penyakit di setiap pemilu, pasti ada. Kalau ada yang bilang 'enggak ada pak, sudah enggak ada', saya tiap hari di lapangan," kata Jokowi saat pidato dalam acara Konsolodasi Nasional Bawaslu di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan

Jokowi menceritakan pengalamannya saat mengikuti pemilihan kepala daerah. Mantan Gubernur Dki Jakarta membantah jika politik uang dianggap tidak ada.

"Saya pernah ikut Pilkada, Pilwakot dua kali, pernah ikut Pilgub dua kali karena dua ronde, Pilpres dua kali. Jadi kalau ada yang membantah tidak ada (politik uang), saya akan sampaikan apa adanya, ada!" ujarnya.

Jokowi memerintahkan Bawaslu melibatkan masyarakat untuk mengawasi politik uang pada pemilu 2024. Sebab, hal ini merusak demokrasi di Indonesia.

"Itu tugas Bawaslu, aturannya sudah diperketat. Tetapi praktiknya tetap banyak, tetap ada. Yang terkena sanksi juga sedikit, ini ada gap (jarak), libatkan masyarakat untuk memperkecil terjadinya politik uang," ucapnya.

"Karena jika ini dibiarkan berlama-lama ini akan merusak demokrasi kita, demokrasi Indoensia," tutup mantan Wali Kota Solo itu.

 

Share:

Jokowi Sentil Bawaslu Terkait Penyelenggaraan Pemilu 2024

 

Presiden Joko Widodo memberi sejumlah pesan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk penyelenggaraan Pemilu 2024.

Pesan-pesan itu disampaikannya dalam acara Konsolidasi Nasional 2024 di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat.

Pesan tersebut juga disampaikan mengingat Pemilu dan Pilkada 2024 akan menjadi pesta demokrasi terbesar dalam sejarah pemilu di Indonesia.

Bahkan, bisa menjadi yang terbesar di dunia. "Pemilu dan Pilkada 2024 ini akan menjadi pesta demokrasi terbesar, terbesar dalam sejarah pemilu di Indonesia dan mungkin terbesar di dunia," ujar Jokowi

1. Hati-hati Karena menjadi pemilu dan pilkada yang terbesar, Jokowi mengimbau agar Bawaslu berhati-hati untuk mengawasinya. Sebab, Bawaslu memiliki peran sentral dalam kualitas pemilu. "Hati-hati mengenai ini, dan mungkin yang terberat. Hati-hati mengenai ini, yang melibatkan jumlah pemilih yang sangat besar, dengan rentang pemilihan yang luas, dan kondisi geografis kita yang sangat beragam," tutur dia. Kendati begitu dia percaya, Pemilu dan Pilkada 2024 dapat terselenggara dengan baik karena pengalaman yang dimiliki Indonesia.

2. Antisipasi pelanggaran Pemilu Pesan kedua Jokowi adalah meminta Bawaslu mengantisipasi pelanggaran yang mungkin terjadi dalam Pemilu 2024. Pelanggaran bisa saja terjadi mengingat pemilu adalah pesta demokrasi terbesar. Meski pada akhirnya, semua pihak akan menerima keputusan akhir layaknya pertandingan sepak bola. Kendati begitu, keputusan akhir itu bisa diterima jika Pemilu diselenggarakan secara adil dan berintegritas "Perhatikan satu per satu, jangan ada yang terlewat," ucap Jokowi. Pelanggaran pemilu, kata Jokowi, merupakan salah satu potensi masalah yang perlu segera dipetakan.

3. Kerja keras awasi penyusunan DPT Pesan lainnya, Jokowi meminta Bawaslu bekerja keras untuk mengawasi penyusunan daftar pemilih tetap (DPT). Sebab, DPT kerap menjadi polemik dalam setiap pelaksanaan pemilu maupun pilkada. Jokowi menyebutkan, DPT menjadi bahan untuk seseorang menuding bahwa telah terjadi kecurangan. "Soal daftar pemilih tetap (DPT). Tiap pemilu, selalu menjadi polemik, selalu jadi bahan untuk menuding ada kecurangan, selalu diulang-ulang," ujar Jokowi.

4. Lapor kalau ada penghambat Masih terkait DPT, Jokowi meminta Ketua Bawaslu Rahmat Bagja untuk melapor kepadanya ketika ketika ada yang menghambat penyusunan DPT. Apalagi, urusan DPT menjadi krusial dalam setiap penyelenggaraan pemilu. Dia mengakui, Indonesia paling lemah terkait urusan data. "Kalau ada yang menghambat, apalagi dari pihak pemerintah, yang tidak kooperatif, nanti Pak Rahmat Bagja (Ketua Bawaslu), laporkan ke saya," tutur Jokowi.

5. Jangan bikin waswas Pemilu Karena bertugas mengawasi jalannya Pemilu, Jokowi meminta Bawaslu jangan menjadi lembaga yang menakutkan. Jika begitu, ia khawatir peserta Pemilu takut melakukan sosialisasi, meski Bawaslu harus menjadi lembaga yang disegani. Ia pun membagikan pengalamannya saat dipanggil Bawaslu atas dugaan penyelenggaraan kampanye. Kala itu, dia merasa grogi "Bapak itu ditakuti dan disegani loh, jangan jadi badan pembuat waswas pemilu, yang membuat waswas masyarakat utuk memilih peserta pemilu untuk bersosialisasi. Artinya apa, ingar bingar pemilu harus tetap terasa sebagai bagian dalam kita," tutur Jokowi. 6. Tak usah ragu Kepala Negara pun mengingatkan agar selama tahapan Pemilu serentak 2024, Bawaslu senantiasa bekerja cepat, responsif, dan selalu berada pada koridor hukum. Jokowi menekankan, koridor hukum harus selalu jadi pegangan Bawaslu. "Merespons pengaduan dengan cepat, menindak dan menyelesaikan berbagai pelanggaran dengan tegas. Tidak usah ragu-ragu. Tidak boleh ragu. Pegang teguh integritas dan sekali lagi lakukan secara adil dan tidak memihak," kata Jokowi.

7. Buat aturan yang jelas Jokowi meminta Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membuat aturan yang jelas dalam penegakan pemilu. Aturan-aturan dalam tahapan pemilu, menurut dia, harus jelas, rinci dan tidak multitafsir. "Aturannya jangan banyak tafsir, apasih, buat aturan yang gamblang, yang jelas, sehingga kalau berikan peringatan juga jelas. Kamu salah karena ini, jangan ditafsir yang aneh-aneh Gedok-nya itu jelas, ini salah, dok, udah," tambah dia. Aturan yang jelas ini juga perlu mengatur terkait isu-isu yang mengemuka di media sosial (medsos). Medsos menjadi salah satu wadah yang rawan, utamanya terkait politik identitas, politik suku, ras, agama dan antar golongan (SARA) yang mengemuka. "Ini hati-hati mengenai ini. Hati-hati kita ini beragam, agama, suku, ras, beragam, jadi hati-hati, kalau ada percikan kecil mengenai ini, segera diperingatkan. Enggak usah ragu-ragu segera peringatkan, panggil, pasti grogi (peserta pemilu)," tegas Jokowi.

8. Libatkan masyarakat awasi politik uang Kemudian, Jokowi meminta Bawaslu melibatkan masyarakat dalam mengawasi praktik-praktik politik uang yang beredar dalam pemilu yang masih ada hingga kini. Dia mengakui, berdasarkan pengalamannya ikut pilkada dan pilpres, politik uang masih selalu ada. Bahkan menurut Jokowi, politik uang telah menjadi penyakit dalam setiap penyelenggaraan pemilu. "Kalau ada yang bilang enggak ada, saya tiap hari di lapangan. Saya pernah ikut pilkada, pemilihan wali kota dua kali, pemilihan gubernur dua kali karena dua ronde, pemilihan presiden dua kali. Jadi kalau ada yang membantah tidak ada (politik uang), saya akan sampaikan apa adanya, (masih) ada," ucap dia. Oleh karena itu, menjadi tugas Bawaslu untuk melibatkan masyarakat dalam mengawasi praktik tersebut.

Partisipasi masyarakat untuk mencegah politik uang akan mempermudah tugas Bawaslu. "Libatkan partisipasi masyarakat seluas-luasnya. Gencarkan pendidikan politik, literasi, dan partisipasi masyarakat untuk menjaga pemilu yang berintegritas, yang berkualitas," sebut Jokowi.

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support

Categories

Jokowi Ekonomi IKN Berita Bohong Pemerintah Pembangunan Hoax Fitnah Ekonomi Indonesia Infrastruktur Masyarakat Prabowo Investasi kunjungan kerja Stabilitas Nasional Pemilu 2024 Politik IKN Nusantara Bansos Stabilitas Politik Kerja Sama indonesia Ekspor Pilkada covid-19 Beras Pangan KTT G20 UMKM Investor jakarta APBN BUMN Korupsi Industri Pilpres 2024 indonesia maju China Klarifikasi Asean pandemi Demokrasi Pajak Kepuasan Publik Papua Gibran Hilirisasi Krisis Global Tambang Proyek Strategis Nasional SDM Mahkamah Konstitusi dunia pendidikan Impor inflasi KPU KemenPUPR Kinerja Presiden Lebaran Petani Masa Depan Presidensi G20 nikel Komitmen Ekonomi Global Maaruf Amin UU kunker jokowi BBM Bali Bulog Pertanian Apresiasi Bantuan Tunai HUT Kemerdekaan RI KPK Kabinet Bantuan Idul Fitri Menkominfo Stabilitas Ekonomi BLT Global Sri Mulyani Subsidi ASN Daerah Indonesia Sejahtera Kebutuhan Pokok Menteri PSSI Program Kerja Proyek Tapera KTT Asean Kemenkeu Mineral Mentah Sidang PHPU Sosial Media mobil listrik pdip DPR Harga Stabil Kaesang Keamanan Krisis Pangan Menkeu Pemda SDM Unggul bahlil G20 Ibu Kota Jabatan Kebijakan Lahan Polri RUU jalan tol BLT Subsidi Kementan Kemiskinan Ekstrem Kenaikan Harga Komoditas Ketahanan Pangan Pemilu Perpres Presiden Produk Dalam Negeri Bahan Pokok Golkar Kontroversial Lingkungan Hidup Pariwisata Sepak Bola TNI resesi Anies Indonesia Emas 2045 Kepemimpinan Jokowi Keuangan Penegakan Hukum Rusia Upacara Vaksin kendaraan berbasis listrik Anggaran Antisipasi Krisis Bendungan Digital Internasional Konstitusi Panen Pelayanan Publik Survey Transportasi Ukraina generasi muda iriana utang Dana Kemenkes Kementerian ESDM Listrik Luhut Binsar Pandjaitan NKRI PPKM Pemerataan Pembangunan Perang Rusia Ukraina Peraturan Pemerintah Rumah Transparansi Publik pdb Banjir Batubara Energi Gelar Kehormatan Ijazah Palsu Judi Online Kerja Sama Bilateral Komoditas Menko Marves Nasional Pasar Revisi Subsidi BBM sembako Airlangga Hartarto Bantuan Kemanusiaan Istana Negara Kalimantan Timur Megawati Menko Perekonomian Parpol Pelantikan Pemimpin Sejati Penghargaan Prestasi Stunting Bawaslu Bulan Ramadhan DPR RI Demo Devisa Negara El Nino Intervensi Kamboja Kereta Cepat Makan Gratis MenPANRB Pasar Tradisional SDA Timnas Utang Luar Negeri Asing Freeport Jalan Kementerian PUPR Kemnaker Kesehatan Maluku Musyawarah Nasional Reformasi Teknologi Digital WTO bkpm Bangga Produk Lokal Bidang pangan FIFA Hak Angket Kemenko Perekonomian Mahasiswa Media Menpora Mentan Ormas PPN Perumahan Piala Dunia U-20 Program RAPBN 2023 baterai listrik Covid19 Dana Desa Erick Thohir Gerindra KTT G7 Kebebasan Pers Kemendikbudristek Ketum Luar Negeri Minyak Modal Moeldoko Mudik Otomotif PAN PBB PBNU PKI PLN PMK PSN Padi Pasir Laut Perizinan Piala Dunia Soekarno Transformasi Digital Vaksinasi Xi Jinping Air Bersih Anak Muda Aspirasi Bencana Ekonomi Mikro Gempa bumi Jokowi Bersama Rakyat Kadin Kemenhub Kemenparekraf Koalisi Kreatif Krisis Keuangan Masyarakat Adat Medan Menteri Investasi Olahraga Pejabat Pekerja Pengusaha Pertahanan Sertifikat Smelter Tanah Transisi menlu pns Aceh Adu Domba BUMD Bahan Mentah Bantuan PKH Capres DOB Papua Emisi Karbon Gratis Israel KTT Kebebasan Berpendapat Kemenag Kementerian Keputusan Presiden Mendagri OJK Perampasan Aset Pers Putin Ramah Lingkungan Rapat Koordinasi Reshuffle Kabinet Ridwan Kamil Semangat Persatuan Swasta Timah Transformasi UGM UKT Wantimpres joko widodo motorlistrik pertamina Adat Budaya Artis BSU Bea Cukai Birokrasi Booster CPO Data Ekonomi Daerah Ganti Untung Gubernur Hubungan Diplomatik Indonesia Bangkit Influencer Inpres Insentif Jerman Kemendagri Kereta Api Lapangan Kerja Layanan Kesehatan Mahfud MD Menhan Mensesneg Menteri ATR/BPN Migas Misi Perdamaian PKB PKS Palestina Penjara Perbankan Platform Digital Saham Soeharto Solo Stabilitas Sulawesi Utara Swasembada Beras Tantangan Dunia Vaksin Booster Zelensky honorer kemenpanrb krisis pelabuhan AFF Suzuki Cup 2022 AHY APBD Amerika BMKG BPS Blusukan Cegah Korupsi Cipta Kerja Daerah Istimewa Yogyakarta EBT Ekonomi Biru Ekonomi Indonesia Meroket Elektabilitas Tinggi Fasilitas Guru HAM HGU Hari Libur Nasional Ibadah Puasa Integritas Jawa Timur KUR Kalimantan Barat Karya Anak Bangsa Kebijakan Fiskal Kelapa Sawit Kemenpora Keterbukaan Informasi Komunis Korban Gempa Logistik Optimis PIK PSI Papua Youth Creative Hub Paspampres Perangkat Daerah Perdagangan Perdana Mentri Pj Gubernur Produk Provokasi Radikalisme Sampah Satgas Covid-19 Sejarah Silaturahmi Skandal Sulawesi Selatan THR Tenaga Kerja Warga Lokal Zulkifli Hasan hipmi kit batang produksi nikel tol Alutsista Anak Anggaran Belanja Negara Asia Tenggara Australia BPJS BSD Bandara Bandung Bangka Belitung Bank Dunia Bank Indonesia Bappenas Bauksit Bisnis Cianjur Crude Palm Oil Cuaca Dana Alokasi Khusus Dinasti Politik Distribusi G7 Gandum Harta Ibadah Haji IbuKotaBaru Iklim Indo Pasifik Industri Manufaktur Jawa Barat KSP KTT Asean-EU Kalimantan Keadilan Kejahatan Kepala Daerah Kepala Desa Keppres Ketahanan Energi Ketua Asean 2023 Khofifah Konflik Koperasi Krisis Energi Kudeta Lembaga Negara Liga 1 MPR MUI Mahkamah Agung Malaysia Masyarakat Mandiri Menkes Menparekraf Merakyat Minyak Goreng Mobilitas Muhammadiyah Nasdem Nataru 2022/2023 Negara Berkembang Net Zero Emission 2060 Otorita IKN Pancasila Payung Hukum Peradilan Perppu Pertalite Pesantren Presiden Indonesia Produk Halal Produktif Program Desa Sandiaga Uno Singapura Sulawesi Tenggara Sumatera Utara Survey LSI Toleransi Turki Uni Eropa Wartawan Wawancara Wisatawan World Water Forum iriana jokowi kemhan minyak dunia tunjangan Anthony Albanese Arab Saudi BKN BNPB Balikpapan Bidang Kesehatan Bobby Nasution Cuti Bersama Daily Summit 2022 E-Katalog Ekonomi Kreatif Event Family Office Gabah Grace Natalie Green Energy Gula Habib Rizieq Shihab Harga BBM Naik IRRI Ilegal Indonesia Sentris Indonesiamaju JakartaHajatan495 KCIC KIP KKP Kampanye Kantor Kapolda Kapolres Keluarga Besar Kemenkumham Kemensetneg Kemerdekaan Palestina Kerusuhan Kontrasepsi Korban Korea Selatan Koruptor Kotak Kosong LPG Makassar Menko PMK Menkopolhukam NIK Nadiem Makarim Nahdhatul Ulama Neraca Perdagangan PDNS PKH PM Australia PPATK Pahlawan Nasional Panglima Militer Pedagang Pekerja Migran Pelanggaran HAM Berat Pelatihan Pembangkit Listrik Penggusuran Perikanan Perubahan Iklim Perusahaan Polisi Pupuk Organik RAPBN Relawan Rocky Gerung Rokok Royalti Rumah Ibadah Santri Satgas Sorgum Terorisme Usaha Vietnam Wapres Wilayah Udara batang elon musk gaji lg presiden jokowi Abu Dhabi Aplikasi Asuransi BPIP BPOM Bank Tanah Baznas Bendungan Sepaku Semoi Buka Puasa Bersama Bung Karno Bursa Efek Indonesia Buton Cagub Cak Imin Cawapres DPA Data Center Dayak Desa Desa Wisata ESDM Edukasi Edy Rahmayadi Fahri Hamzah Ferdinand Marcos Jr Festival Filipina Gas Bumi Gizi Buruk Gratifikasi Gugatan HGB HUT TNI Hacker Hadi Tjahjanto Hadiah Harga BBM Tetap Harga Beras Naik Hari Anak Nasional Hari Guru Nasional Hasto Kristiyanto Hedon Heru Budi Hartono Hewan Ternak Hunian Inggris Intelijen Intimidasi Islam Istana Merdeka Jagung Jan Ethes KAI KKN KSAL Kampus Kapolri Kartu Prakerja Kartu Sakti Kawasan Inti Kebakaran Kebocoran Kebutuhan Gula Nasional Kejuaraan Dunia Kekuasaan Kelapa Genjah Kemenperin Ketahanan Nasional Ketua Umum Komisi Yudisial Kompetensi Korsel LKPP LRT MRT Mabes Polri Maju Bersama Bangsa Maritim Mata Uang Membangun Negeri Menko UKM Mensos Menteri BUMN MoU Mobil Esemka NPWP NTT Natal & Tahun Baru Nelayan OECD OmnibusLaw Ormas Lintas Agama PLTU PNM PTUN Pamer Pangkalan Militer Panglima TNI Pemilu2024 Penerbangan Pengalihan Isu Pengangguran Pensiun Peretasan Perguruan Tinggi Perkuliahan Plumpang Polisi Cyber Pramono Anung Preman Presiden FIFA PresidenRI Ramadhan Revitalisasi Rupiah Menguat SPBE SPT Sawit Serangan Cyber Sidang Kabinet Skenario Sosialisasi Stadion Starlink Startup Swasembada Tahun Baru 2023 Tambang Emas Tebu Tembaga Tokoh Agama Tokoh Muslim Berpengaruh UEA WNA Wabah Wamenkeu X energi bersih reforma agraria tesla tol laut trans sumatera Adzan Magrib Alkes Anak Disabilitas Anak Ridwan Kamil Anti Kritik Anwar Usman Atlet Berprestasi Audit Aviasi BIN BKKBN BNPT BRICS Badminton Banten Bantuan Modal Kerja Bareskrim Baubau Beasiswa Bebas Aktif Bela Sungkawa Bercocok Tanam Biaya Biaya Persalinan Bibit Bima Arya Blok Masela Blok Rokan Blokir Budidaya Rumput Laut Budidaya Udang Bulu Tangkis Cawagub Cita - Cita Curang DOB Dalam Negeri Damai Dana Operasional Dekan Demak Demografi Deradikalisasi Design Diskusi Dokter Spesialis Domestik Dubes E-Goverment E-KTP Ecommerce Efek Rumah Kaca Ekonomi Hijau Ekonomi Sirkular Emmeril Khan Mumtadz Eril Fakultas Kedokteran Food Estate Gangguan Ginjal Akut Gaza Gelar Pahlawan Nasional Geopolitik HargaMinyak Harun Masiku Hotman Paris Hujan Hutan Hutjokowi IHSG IIMS IMF IMI Idul Adha Independen India Indonesia Hebat Indonesia Merdeka Indovac Jawa Tengah Jenderal Jepang Joe Biden JokoWidodo Juara Juara Piala AFF U-16 Jurnalisme KAHMI Kalimantan Selatan Kanada Kebutuhan Petani Kejaksaan Tinggi Kekerasan Anak Kemenhan Kemenko Polhukam Kemenlu Kendaraan Kerja Nyata Keterampilan Digital Kinerja King Maker Kolaborasi Kolonialisme Komunikasi Konglomerat Kongres Konservasi Kualitas Kuliah Labuan Bajo Lalu Lintas Lembaga Liburan Litbang kompas Lumbung Pangan Raksasa MPRS Makan Bersama Mensetneg Milenial Militer Mineral Miskin MotoGP Motor Musik Musra NTB Narkoba Nasabah Nasionalisme Natuna Nepotisme Normalisasi Sungai Olimpiade 2036 Omicron Open House PHK PM Singapura PMN PON PTSL Pabrik Aspal Pabrik Pupuk Pandemic Fund Partai Demokrat Pasar Internasional Pemecatan Penajam Paser Utara Penataan Birokrasi Penerimaan Negara Pengawas Internal Pemerintah Pengobatan Pengungsi Perang Perempuan Perjanjian Perkebunan Pertambangan Pesawat Jet Peternakan Petugas KPPS Pinjaman Online Piutang Negara Politikus Pornografi Potensi Prakerja Pramuka Produksi Beras Provinsi Papua Baru Raja Salman Rawat Inap Rekonsiliasi Relokasi Rest Area Reuni Revolusi Pendidikan Riau Roadmap Rumah Sakit Rupiah SPAM SatgasPMK Sayembara Selandia Baru Sembako Murah Shell Sistem Pemerintahan Stasiun Televisi Subsidi LPG Sukarela Sumatera Barat Surplus Surya Paloh Swiss TBBM TKDN TMII TPST Tabalong Tabungan Tambak Udang Tata Ruang Teknologi Tim Nasional Indonesia U-16 Timor Leste Timur Tengah Tito Karnavian Tragedi Kanjuruhan Training Center Trans Sulawesi UUITE Undangan Vaksin Polio WHO Waketum Wakil Menteri Wirausaha World Water Council ZEE Zakat badan pengatur jalan tol bpn cpns danang parikesit gaji pns gtra summit haditjahjanto indonesia timur jokowi wakatobi kementerian pertahan lg energy solution lockdown megawati soekarnoputri mobilisasi rakernas AFC AS Aborsi Adil Afganistan Agenda Nasional Agri Bisnis Aktivis Alibaba Alim Ulama Alumunium Ambisi Amien Rais Anggota Dewan Pengawas Apartemen Apple Apriyani Rahayu Arema Arkeolog Arsitektur Asean Para Games 2022 AsetsitaanBLBI Asia Timur Aspirasi Mahasiswa Asumsi Aturan Baru B Universe BLBI BLT Subsidi Gaji RP 1 Juta BNN BPK BPKA BPKRI BPNT BSI BSSN BTS Badan Pelaksana BKPH Badan Pengarah Papua Baju Balas Dendam Bapak Olahraga Nasional Bapak Pembangunan Desa Bapak Pemuda Bappeda Basarnas Bawang Bedah Rumah Belawan Belgia Bendungan Ciawi Dan Sukamahi Benjamin Netanyahu Berdikari Berita Satu Berita Satu Media Holdings (BSMH) Bidang energi Bio Farma Bioetanol Bjorka Bogor Bonus Boris Johnson Brand Lokal Brunei Darussalam Bulutangkis Buruh Burung Garuda Cagar Budaya Caleg Ciliwung Ciri Khas Cocokologi Cucu Curhat DHL Dana Haji Dana Hibah Dana Pensiun Danau Toba Decacorn Defisit Delegasi Delta Denda Denmark Open 2022 Desentralisasi Dewas Dialog Diaspora Diktator Disiplin Diskriminasi Divestasi Dosen Dubai Dunia Kerja E-Wallet Ego Sektoral Ekonomi Eurasia Ekonomi Syariah Ekstrakurikuler Elpiji Emas Embarkasi Emil Dardak Emmanuel Macron Erdogan Erina Etika FPTI Falsafah Syariat Islam Ferdy Sambo Film Fleksibel Flight Information Region Fluktuasi GDP Gagasan Gaji ASN Gaji Ke 13 Ganda Putra Ganda Putri Ganjar Gas Air Mata Gas Rumah Kaca Gasifikasi Gaya Hidup Gelora Bung Karno Gelora Bung Tomo Gereja Gimmick Global Citizen Award Gojek Grasberg Block Cave Gunung Kerinci Gus Yahya HMI HMID HPV HTI HUT Bhayangkara Ke-76 HUT Ke-76 Bhayangkara Habib Luthfi bin Yahya Haji 2022 Hak Prerogatif Halmahera HargaBBMTetap Hari Film Nasional Hari Ibu Hari Kesaktian Pancasila Hari Musik Nasional Hari Pahlawan Hari Perempuan Internasional Hari Raya Nyepi Harmonis Hemat Hilal Himbauan Hobi Human Trafficking Hyundai IOC IPDN IPI ISIS ITF Sunter IUAE-CEPA Ibu Hamil Ibu Negara Idul Adha 1443 Idul Adha 1443H Idul Adha 2022 Imigrasi Imlek Imunisasi Index Survey Indonesia Tertib 2045 IndonesiaEmas Industrialisasi Info BMKG Infrakstrktur Inklusi Instansi Pemerintah Institusi Modern Instrumen Internet Iran Isra Mi'raj Isu Global JHT JORR Jabodetabek Jadwal Pencairan BLT Jagat Nusantara Jakarta Selatan Jalan Rusak Jalan Trans Papua Jalur Laut Jayabaya Jembatan Gantung Jenderal Mark Milley Jokowi Juru Damai Jokowi Peduli Jokowibersamarakyat Jombang Jual Jujur Justin Trudeau KKB KPPS KPPU KRL KSAD KSAU KSPSI KTP KTT Krimea Kadiv Propam Polri Kalimantan Tengah Kalimantan Utara KalimantanTimur Kanker Serviks Kapal Perang Karhutla Kartu Indonesia Pintar Kaskus Kebun Raya Bogor Kedelai Kekerasan Seksual Kelaparan Akut Kemantan Kemendes Kemenkop Kemenristek Dikti Kemensos Kementerian Tenaga Kerja Kemitraan Kendaraan Dinas Kepala LKPP Kereta Gantung Kereta Semi Cepat Kericuhan Kertajati Kesultanan Buton Kesultanan Ternate Ketua Dewan Pengarah Kiai Kimia Kirab Merah Putih Kitas Kodim 1503/Tual Koleksi Kominfo KomisiPemilihanUmum Komisioner Komite Olimpiade Komoditias Konferensi Konflik Agraria Kongres PMKRI Konsorsium Konstruksi Kopra Korea Kota Tual Kriminal Kripik Tempe Krisis Air Kuala Lumpur Kuota Haji Kurang Mampu Kurban Kuwait LHKPN LHP LKPP2021 Lahan Kosong Laksamana Yudo Margono Lampung Lansia Laporan Keuangan Lato-Lato Laut Dalam Laut Natuna Leadership Lebaran Haji Liga 2 Listyo Sigit Prabowo Literasi Lokal Lubang Buaya Lukas Enembe Mabes AL Mabes TNI Mafia Tanah Mahkamah Rakyat Mainan Majalah Time Majathir Mohamad Makan Makanan Malang Malaysia Open 2022 Malioboro Manado Maruarar Sirait Masker Material Menkum HAM Menlu Vietnam Menteri KLHK Mesir Mesra Minangkabau Minyak Makan Merah Misi Dagang Mobilitias Modern Money Laundry Monopoli Muktamar Mulyono Musyawarah Myanmar NSPK Nakes Narapidana Narendra Modi Negarawan Net Zero Strategy 2045 Netizen Nias Norodom Sihamoni Nuklir Oksidasi Olaf Scholz Olimpiade Olimpiade Paris 2024 Oposisi Orde Baru Otoriter PGRI PLTS PPH PPKaM PPPK PSAI PT Antam PT LIB PTN PUPN Pabrik Bahan Peledak Pabrik Baja Pabrik Sepatu Pabrik Tembaga Pabrik Vaksin Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Palung Jawa Pangdam Panglima Pajaji Panjat Tebing Papua Barat Papua Barat Daya Papua Football Academy Parade Senja Parlemen Partisipasi Pasar Hewan Pasar Modal Pasien Paskibraka Pasukan Berani Mati Patriot Paus Fransiskus Pawang Hujan Peduli Lindungi Pegawai Pelanggaran Pemain Keturunan Pemasyarakatan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Pembohong Pemborosan Pemilihan Ketua Umum Pemukiman Penduduk Lokal Pengeras Suara Penggelapan Pengkhianat Pengolahan Ikan Penyakit Cacar Monyet Penyusup Perbaikan Jalan Perdagangan Manusia Perhutani Peringatan Dini Permohonan Maaf Permukiman Persis Solo Pertamax Green Perumnas Perundungan Pesawat Hercules Pesawat Kf 21 Piala Asia 2023 Pidato Pilkades Pimpinan Pusat Pj Bupati Plt Gubernur Plt Presiden Politik Identitas Politisasi Agama Polusi Udara Pos Jailolo Prambanan Prancis Presiden Gagal Presiden IOC Produk Lokal Produksi Aspal Produksi Emas Profesional Program Taksi Alsintan Prolegnas Properti Protokol Kesehatan Puan Maharani Pulau Pura Pusat Perbelanjaan Puskesmas Qatar Quick Count R20 RAPBA RKUHP RSPAD Gatot Subroto RSUD Dr. Soedarso Raja Eswatini Ramalan Ratu Elizabeth II Reboisasi Recovery Reklamasi Renovasi Reserse Responden Revolusioner Rice Milling Ritel Rohingya Royal Family Ruang Syiar Islam Rumah Dinas Rusun SHM SNI SPAL SPKLU Samarinda Sampoerna Sapi Limosin Sapi Presiden Jokowi Sarinah Sastrawan SatgasBLBI Satria Piningit Satwa Sawah Scam Sekolah Sekretariat Presiden Sekuritas Seluler Seniman Sepatu Sepeda Setkab Setneg Mantul Setya Novanto Sheikh Mohamed Bin Zayed Shiddiqiyah Shin Tae-Yong Sidang Isbat Sidang Paripurna Sipil Sirkuit Mandalika Siti Fadia Silva Ramadhanti Sosok Pemersatu Sri Sultan Hamengku Buwono X Stanford University Stasiun Stranas Suap Subang Subsidi Rumah SubsidiBBM Sudan Suku Bunga Sulawesi Barat Sulawesi Tengah Sungai Aare Sungai Mahakam Suporter Surabaya Survey CPCS Susu Formula Swasembada Jagung Swasembada Pangan Swedia TNI AL TNI AU TPS Tahun Toleransi Takjil Talent Scouting Taman Safari Tanam Cabai Tarif Ojek Online Tax Amnesty Telekomunikasi Telkom Tembakau Tenaga Kesehatan Terminal Kijing Test Drive Thailand Thailand Master 2023 The Muslim 500 Tiket TimahIndonesia Timnas Sepak Bola Amputasi TitikNol Tjahjo Kumolo Tjahjo Kumolo meninggal Tol Terpanjang RI Jembatan Terpanjang RI Tony Blair Trade Expo Indonesia Tragedi 1998 Transaksi Keuangan Try Sutrisno Tugu Proklamasi UNHCR USG Uji Coba Unesco Uni Emirat Arab Unicorn United Kingdom Universitas Universitas Airlangga WCCE WSBK WTP Wakil KPK Wali Kota Bogor Walikota Warung Madura Wasdal Wisuda World Trade Organization Wushu Yasonna Yeni Wahid Ziarah abah dim antisipasi narkoba bern bpjt bu Kota Baru dimyati rois dimyati rois meninggal dunia foxconn google gtra summit 2022 jokowi lantik bpip kementrianpupr kendari kneks komite nasional ekonomi dan keuangan syariah kyiv panrb pasaman pelantikan bpip reshufflekabinet robot sitaaset ternak tjahjokumolo tunjangan jabatan pns wakatobi